STRATEGI PERENCANAAN PENGEMBANGAN UMK SEKTOR MAKANAN RINGAN UNTUK MENINGKATKAN DAYA SAING LOKAL DI KABUPATEN PESAWARAN

ANNISA, FITRIANI (2026) STRATEGI PERENCANAAN PENGEMBANGAN UMK SEKTOR MAKANAN RINGAN UNTUK MENINGKATKAN DAYA SAING LOKAL DI KABUPATEN PESAWARAN. EKONOMI DAN BISNIS, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
File PDF
ABSTRAK..pdf

Download (237Kb) | Preview
[img] File PDF
SKRIPSI FULLL.pdf
Restricted to Hanya staf

Download (2005Kb) | Minta salinan
[img]
Preview
File PDF
SKRIPSI TANPA PEMBAHASAN.pdf

Download (2112Kb) | Preview

Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)

Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi perencanaan pengembangan Usaha Mikro dan Kecil (UMK) sektor makanan ringan guna meningkatkan daya saing lokal di Desa Karang Anyar, Kabupaten Pesawaran. Data yang digunakan terdiri dari data primer dan sekunder. Data primer diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap pelaku UMK, pemerintah daerah, dan akademisi. Data sekunder bersumber dari Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Pesawaran, Badan Pusat Statistik (BPS), serta dokumen pendukung lainnya. Alat analisis yang digunakan adalah analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats) yang dipadukan dengan pendekatan model Triple Helix untuk mengidentifikasi faktor internal dan eksternal serta pola sinergi antar pemangku kepentingan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UMK makanan ringan di Desa Karang Anyar memiliki kekuatan pada ketersediaan bahan baku lokal, kualitas produk yang relatif konsisten, serta pengalaman pelaku usaha. Namun demikian, UMK masih menghadapi kelemahan berupa keterbatasan modal usaha, belum optimalnya saluran pemasaran, serta kemasan produk yang masih sederhana. Dari sisi eksternal, peluang utama berasal dari meningkatnya permintaan produk, peluang kerja sama usaha, dan semakin terbukanya pemasaran digital, sedangkan ancaman utama berupa persaingan usaha sejenis, kenaikan harga bahan baku, serta kendala distribusi. Berdasarkan hasil analisis SWOT diperoleh nilai faktor internal sebesar 0,46 dan faktor eksternal sebesar 1,22 sehingga UMK berada pada Kuadran I (Growth Oriented Strategy). Kondisi ini menunjukkan bahwa UMK memiliki kekuatan internal yang dapat dimanfaatkan untuk meraih peluang eksternal secara optimal. Oleh karena itu, strategi yang direkomendasikan meliputi penguatan inovasi produk, peningkatan kualitas kemasan dan branding, optimalisasi pemasaran digital, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta penguatan kolaborasi berbasis Triple Helix guna mendukung pengembangan UMK yang berdaya saing dan berkelanjutan. Kata Kunci : UMK Makanan Ringan, Analisis SWOT, Triple Helix, Daya Saing Lokal, Pengembangan Ekonomi Daerah

Jenis Karya Akhir: Skripsi
Subyek: 300 Ilmu sosial > 330 Ekonomi
300 Ilmu sosial > 330 Ekonomi > 339 Makroekonomi, ekonomi makro dan topik terkait
Program Studi: FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS (FEB) > Prodi S1-Ekonomi Pembangunan
Pengguna Deposit: 2605376460 Digilib
Date Deposited: 10 Jun 2026 04:11
Terakhir diubah: 10 Jun 2026 04:11
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/100092

Actions (login required)

Lihat Karya Akhir Lihat Karya Akhir