Evaluasi Tata Kelola Program Muli Mekhanai Dalam Mewujudkan Prinsip Good Governance di Provinsi Lampung

Nicholas, Hansori (2026) Evaluasi Tata Kelola Program Muli Mekhanai Dalam Mewujudkan Prinsip Good Governance di Provinsi Lampung. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Lampung.

[img]
Preview
File PDF
ABSTRAK.pdf

Download (191Kb) | Preview
[img] File PDF
SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Hanya staf

Download (4Mb) | Minta salinan
[img]
Preview
File PDF
SKRIPSI FULL TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (3458Kb) | Preview

Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)

Penelitian ini bertujuan mengevaluasi tata kelola Program Pemilihan Muli Mekhanai berdasarkan delapan prinsip Good Governance (UNDP, 1997) di Provinsi Lampung. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi dengan melibatkan enam informan (tiga panitia dan tiga alumni). Penelitian berpusat di Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Lampung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan prinsip good governance berjalan variatif. Prinsip aturan hukum, transparansi, daya tanggap, dan pengambilan keputusan berjalan optimal melalui Juklak/Juknis komprehensif, penegakan sanksi perilaku, keterbukaan informasi via Instagram @mulimekhanailpg, pengawasan berlapis, serta mekanisme keputusan hibrida. Meski demikian, detail skor mentah dan profil juri dibatasi demi objektivitas. Sebaliknya, prinsip partisipasi dinilai lemah karena pelibatan alumni (IMML) dan lembaga adat (MPAL) bersifat parsial (sebagian) dan seremonial, yang berdampak pada kesalahan fatal pemakaian atribut busana adat di Taman Purbakala Pugung Raharjo, dalam artian IMML hanya dilibatkan di level teknis operasional acara, bukan di level strategis busana (busana adat). Pada aspek keadilan dan inklusivitas wilayah, kesetaraan administratif terbentur hambatan fiskal APBD kabupaten/kota sehingga memicu dominasi prestasi dari daerah perkotaan (Bandar Lampung dan Kota Metro). Prinsip efektivitas dan efisiensi berhasil diwujudkan melalui pergeseran paradigma menuju branding digital (e-invitation dan QR Code), meskipun promosi pariwisata secara sektoral terhambat buruknya infrastruktur jalan. Terakhir, akuntabilitas institusional secara vertikal terbukti mapan melalui Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) keuangan yang taat audit birokrasi, namun akuntabilitas fungsional individu alumni masih lemah akibat ketiadaan kontrak kinerja formal maupun job description tertulis yang spesifik. Kata Kunci: Evaluasi Tata Kelola, Muli Mekhanai, Good Governance, UNDP, Dinas Pariwisata.

Jenis Karya Akhir: Skripsi
Subyek: 300 Ilmu sosial > 306 Kultur, ilmu budaya, kebudayaan dan lembaga-lembaga, institusi
300 Ilmu sosial > 320 Ilmu politik (politik dan pemerintahan)
300 Ilmu sosial > 350 Administrasi publik dan ilmu militer > 351 Administrasi publik
Program Studi: FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK (FISIP) > Prodi S1-Ilmu Administrasi Negara
Pengguna Deposit: 2605352531 Digilib
Date Deposited: 10 Jun 2026 04:14
Terakhir diubah: 10 Jun 2026 04:14
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/100106

Actions (login required)

Lihat Karya Akhir Lihat Karya Akhir