LAELA , FITRIANA (2026) KRITIK SOSIAL DALAM NOVEL GENDUK KARYA SUNDARI MARDJUKI SERTA IMPLIKASINYA DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SMP. FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN, UNIVERSITAS LAMPUNG.
|
File PDF
ABSTRAK.pdf Download (332Kb) | Preview |
|
|
File PDF
SKRIPSI FULL.pdf Restricted to Hanya staf Download (5Mb) | Minta salinan |
||
|
File PDF
SKRIPSI FULL TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf Download (1646Kb) | Preview |
Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kritik sosial dalam novel Genduk karya Sundari Mardjuki serta implikasinya terhadap pembelajaran Bahasa Indonesia di SMP. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan sosiologi sastra melalui teknik baca dan catat, kemudian data dianalisis melalui proses pengumpulan, pengelompokan, penafsiran data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kritik sosial dalam novel Genduk direpresentasikan melalui masalah kemiskinan, kejahatan, disorganisasi keluarga, dan birokrasi. Kemiskinan terjadi karena keterbatasan ekonomi masyarakat dan sulitnya memenuhi kebutuhan hidup. Kejahatan muncul akibat tekanan ekonomi dan kondisi sosial masyarakat yang tidak stabil. Disorganisasi keluarga terjadi karena kurangnya keharmonisan serta lemahnya hubungan antaranggota keluarga. Adapun kritik terhadap birokrasi ditunjukkan melalui sikap aparat atau pihak tertentu yang kurang memperhatikan kepentingan masyarakat. Kritik sosial tersebut disampaikan melalui penggambaran tokoh, konflik sosial, dan kondisi kehidupan masyarakat dalam cerita. Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa novel Genduk memiliki implikasi terhadap pembelajaran Bahasa Indonesia di SMP, khususnya pada elemen membaca dan memirsa. Novel tersebut relevan digunakan sebagai bahan ajar untuk mencapai Tujuan Pembelajaran (TP), yaitu peserta didik mampu memahami, menafsirkan, dan menanggapi isi teks sastra yang berkaitan dengan kehidupan sosial. Melalui pembelajaran menggunakan novel Genduk, peserta didik diharapkan dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis, memahami nilai-nilai sosial, serta menumbuhkan kepekaan terhadap permasalahan yang terjadi dalam kehidupan masyarakat. Kata kunci: Kritik Sosial, Novel, Pembelajaran Bahasa Indonesia, Kurikulum Merdeka
| Jenis Karya Akhir: | Skripsi |
|---|---|
| Subyek: | 300 Ilmu sosial > 370 Pendidikan 400 Bahasa |
| Program Studi: | FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN (FKIP) > Prodi S1 Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia |
| Pengguna Deposit: | 2605001131 Digilib |
| Date Deposited: | 10 Jun 2026 08:29 |
| Terakhir diubah: | 10 Jun 2026 08:29 |
| URI: | http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/100147 |
Actions (login required)
![]() |
Lihat Karya Akhir |
