ANALISIS EKSPRESI BUDAYA KOLEKTIF DALAM BUDAYA SEKURA PADA ERA GLOBALISASI DI PEKON WAY EMPULAU ULU KECAMATAN BALIK BUKIT KABUPATEN LAMPUNG BARAT

Rizky , Novaldi (2026) ANALISIS EKSPRESI BUDAYA KOLEKTIF DALAM BUDAYA SEKURA PADA ERA GLOBALISASI DI PEKON WAY EMPULAU ULU KECAMATAN BALIK BUKIT KABUPATEN LAMPUNG BARAT. FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN , UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
File PDF
ABSTRAK.pdf

Download (189Kb) | Preview
[img] File PDF
SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Hanya staf

Download (4085Kb) | Minta salinan
[img]
Preview
File PDF
SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (3145Kb) | Preview

Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ekspresi budaya kolektif dalam budaya Sekura pada era globalisasi di Pekon Way Empulau Ulu, Kecamatan Balik Bukit, Kabupaten Lampung Barat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode etnografi untuk memahami makna simbolik dan praktik budaya yang hidup dalam masyarakat. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan model Miles dan Huberman. Informan penelitian terdiri atas tokoh adat, tokoh masyarakat, kepala desa, pemuda, dan pelaku budaya Sekura. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekspresi budaya kolektif dalam budaya Sekura diwujudkan melalui partisipasi lintas generasi, ritual bersama, serta praktik sosial yang mencerminkan nilai kebersamaan, solidaritas, dan kesetaraan. Budaya Sekura dimaknai sebagai representasi simbolik identitas budaya lokal yang berperan penting dalam memperkuat kohesi sosial serta menjadi media pewarisan nilai budaya antargenerasi. Dalam konteks globalisasi, budaya Sekura menghadapi tantangan berupa pergeseran nilai dan perubahan pola pikir generasi muda, namun tetap dipertahankan melalui upaya pelestarian, keterlibatan masyarakat, dan adaptasi pelaksanaan budaya agar tetap relevan tanpa menghilangkan nilai dan makna dasarnya. Kata Kunci: Budaya Sekura, Ekspresi Budaya Kolektif, Globalisasi, Identitas Budaya, Pelestarian Budaya This study aims to analyze collective cultural expressions in Sekura culture in the era of globalization in Pekon Way Empulau Ulu, Balik Bukit District, West Lampung Regency. This study uses a qualitative approach with ethnographic methods to understand the symbolic meaning and cultural practices that exist in society. Data collection was carried out through observation, in-depth interviews, and documentation, while data analysis used the Miles and Huberman model. Research informants consisted of traditional leaders, community leaders, village heads, youth, and Sekura cultural practitioners. The results of the study indicate that collective cultural expressions in Sekura culture are manifested through cross-generational participation, shared rituals, and social practices that reflect the values of togetherness, solidarity, and equality. Sekura culture is interpreted as a symbolic representation of local cultural identity that plays an important role in strengthening social cohesion and becomes a medium for the inheritance of cultural values between generations. In the context of globalization, Sekura culture faces challenges in the form of shifting values and changes in the mindset of the younger generation, but is still maintained through preservation efforts, community involvement, and adaptation of cultural implementation to remain relevant without losing its basic values and meaning. Keywords: Sekura Culture, Collective Cultural Expression, Globalization, Cultural Identity, Cultural Preservation

Jenis Karya Akhir: Skripsi
Subyek: 300 Ilmu sosial
300 Ilmu sosial > 370 Pendidikan
Program Studi: FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN (FKIP) > Prodi S1 Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKN)
Pengguna Deposit: 2605304080 Digilib
Date Deposited: 11 Jun 2026 07:51
Terakhir diubah: 11 Jun 2026 07:51
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/100222

Actions (login required)

Lihat Karya Akhir Lihat Karya Akhir