NABILAH , ATTOHIROH SOFWAH AL-ATSARI (2026) SINTESIS SENYAWA ETIL PIPERAT DAN STUDI KOMPARATIF AKTIVITAS ANTIBAKTERI SENYAWA METIL PIPERAT DAN ETIL PIPERAT TERHADAP BAKTERI Pseudomonas aeruginosa DAN Staphylococcus aureus. FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM, UNIVERSITAS LAMPUNG.
|
File PDF
ABSTRAK.pdf Download (219Kb) | Preview |
|
|
File PDF
SKRIPSI FULL.pdf Restricted to Hanya staf Download (3033Kb) | Minta salinan |
||
|
File PDF
SKRIPSI FULL TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf Download (2842Kb) | Preview |
Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)
Lada hitam (Piper nigrum L.) mengandung senyawa utama piperin yang memiliki berbagai aktivitas biologis, termasuk antibakteri. Peningkatan resistensi antibiotik pada bakteri patogen mendorong pengembangan antibakteri berbasis bahan alam. Penelitian ini bertujuan mensintesis etil piperat dari asam piperat hasil hidrolisis piperin serta membandingkan aktivitas antibakterinya dengan metil piperat terhadap Pseudomonas aeruginosa dan Staphylococcus aureus. Metode penelitian meliputi isolasi piperin dari lada hitam menggunakan metode soxhletasi, hidrolisis piperin menjadi asam piperat, serta sintesis etil piperat melalui esterifikasi Steglich. Senyawa hasil kemudian dikarakterisasi menggunakan spektrofotometer UV-Vis dan Fourier Transform Infrared (FTIR) serta aktivitas antibakteri diuji menggunakan metode difusi cakram dan dilusi Hasil menunjukkan kadar piperin sebesar 3,9%, rendemen asam piperat 73,91%, dan etil piperat 76,01%. Spektrum UV-Vis menunjukkan λmaks piperin pada 207–342 nm, asam piperat pada 206–343 nm, dan etil piperat pada 346 nm yang mengindikasikan sistem ikatan rangkap terkonjugasi. Analisis FTIR memperlihatkan perubahan pita amida piperin menjadi karbonil karboksilat pada asam piperat serta munculnya pita karbonil ester dan serapan C–O ester pada 1200– 1300 cm -1 yang menandakan keberhasilan esterifikasi sintesis etil piperat. Uji aktivitas antibakteri menunjukkan etil piperat memiliki zona hambat lebih besar terhadap S. aureus (10 mm) dan P. aeruginosa (9,8 mm) dibandingkan metil piperat (7,1 mm dan 8,1 mm). Uji dilusi menunjukkan kedua senyawa menghambat S. aureus hingga pengenceran ke-3 (250 ppm), sedangkan terhadap P. aeruginosa, metil piperat hingga pengenceran ke-3 (250 ppm) dan etil piperat hingga pengenceran ke-4 (125 ppm). Hasil ini menunjukkan bahwa variasi gugus ester memengaruhi hidrofobisitas dan aktivitas antibakteri turunan piperat sebagai kandidat antibakteri alami. Kata kunci: etil piperat, metil piperat, aktivitas antibakteri.
| Jenis Karya Akhir: | Skripsi |
|---|---|
| Subyek: | 500 ilmu pengetahuan alam dan matematika 500 ilmu pengetahuan alam dan matematika > 540 Kimia dan ilmu yang berhubungan |
| Program Studi: | FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM (FMIPA) > Prodi S1 Kimia |
| Pengguna Deposit: | 2605775344 Digilib |
| Date Deposited: | 12 Jun 2026 03:59 |
| Terakhir diubah: | 12 Jun 2026 03:59 |
| URI: | http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/100301 |
Actions (login required)
![]() |
Lihat Karya Akhir |
