UJI AKTIVITAS SENYAWA ANTIMIKROBA EKSTRAK ETANOL RIMPANG BANGLE (Zingiber montanum) SEBAGAI AGEN PENGENDALIAN BIOLOGI TERHADAP BAKTERI PATOGEN Pseudomonas sp. DAN Vibrio sp.

ARALI TYASNING , PRASTITA (2026) UJI AKTIVITAS SENYAWA ANTIMIKROBA EKSTRAK ETANOL RIMPANG BANGLE (Zingiber montanum) SEBAGAI AGEN PENGENDALIAN BIOLOGI TERHADAP BAKTERI PATOGEN Pseudomonas sp. DAN Vibrio sp. FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
File PDF
ABSTRAK.pdf

Download (207Kb) | Preview
[img] File PDF
SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Hanya staf

Download (2429Kb) | Minta salinan
[img]
Preview
File PDF
SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (2217Kb) | Preview

Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)

Pembusukan pada ikan sering terjadi apabila tidak ditangani secara cermat. Ikan mampu membusuk karena memiliki kandungan air yang cukup banyak. Maka, beberapa penggunaan antimikroba alami mulai digunakan untuk memperlambat kebusukan pada ikan. Rimpang bangle (Zingiber montanum) menjadi salah satu tanaman obat tradisional yang banyak dimanfaatkan masyarakat karena kandungan metabolit sekundernya, seperti flavonoid, alkaloid, saponin, dan minyak atsiri, yang berpotensi sebagai antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antimikroba ekstrak etanol rimpang bangle terhadap Pseudomonas sp. dan Vibrio sp., dua bakteri patogen yang berperan dalam menurunkan kualitas produk perikanan. Metode penelitian yang digunakan meliputi uji difusi sumuran untuk mengukur zona hambat pertumbuhan bakteri serta uji mikrodilusi bertingkat untuk menentukan Konsentrasi Hambat Minimum (KHM). Perlakuan terdiri atas kontrol positif (kloramfenikol), kontrol negatif (akuades steril), dan ekstrak etanol rimpang bangle dengan konsentrasi 50 %, 75 %, dan 100 %. Data zona hambat dianalisis dengan uji normalitas dan homogenitas sebagai prasyarat. Apabila asumsi terpenuhi, analisis dilanjutkan dengan One-Way ANOVA dan uji lanjut Tukey HSD; apabila tidak, digunakan uji Kruskal-Wallis dengan uji Dunn sebagai uji lanjut. Hasil penelitian menunjukkan pada bakteri Pseudomonas sp. dan Vibrio sp. pada metode sumuran dengan aktivitas hambat terbesar berada di konsnetrasi 100 % (6,83 mm; 5,8 mm). Sementara hasil uji KHM didapatkan hasil persen hambatan Pseudomonas sp. dan Vibrio sp. yang paling baik pada 80 % (2,07 %; 1,27 %). Kata Kunci: Rimpang bangle, antimikroba, Pseudomonas sp., Vibrio sp., difusi sumuran, KHM

Jenis Karya Akhir: Skripsi
Subyek: 500 ilmu pengetahuan alam dan matematika
Program Studi: FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM (FMIPA) > Prodi S1 Biologi
Pengguna Deposit: 2605576273 Digilib
Date Deposited: 15 Jun 2026 01:59
Terakhir diubah: 15 Jun 2026 01:59
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/100334

Actions (login required)

Lihat Karya Akhir Lihat Karya Akhir