KELIMPAHAN FITOPLANKTON DAN ZOOPLANKTON DI PERAIRAN MANGROVE KECAMATAN LABUHAN MARINGGAI KABUPATEN LAMPUNG TIMUR

YULIA, FARANTIKA (2026) KELIMPAHAN FITOPLANKTON DAN ZOOPLANKTON DI PERAIRAN MANGROVE KECAMATAN LABUHAN MARINGGAI KABUPATEN LAMPUNG TIMUR. FAKULTAS PERTANIAN, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
File PDF
1. ABSTRAK - ABSTRACT.pdf

Download (192Kb) | Preview
[img] File PDF
2. SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Hanya staf

Download (4Mb) | Minta salinan
[img]
Preview
File PDF
3. SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (3040Kb) | Preview

Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)

Kelimpahan fitoplankton dan zooplankton di perairan mangrove dipengaruhi oleh kondisi fisika-kimia serta ketersediaan nutrien, sehingga dapat digunakan sebagai indikator kesuburan dan kualitas perairan. Penelitian bertujuan untuk menganalisis kelimpahan plankton dan hubungannya dengan nutrien, menganalisis keterkaitan antarstasiun berdasarkan kesamaan Bray-Curtis, menganalisis tingkat peencemaran berdasarkan komposisi fitoplankton. Penelitian dilaksanakan pada bulan AgustusSeptember tahun 2023 di perairan mangrove Kecamatan Labuhan Maringgai, Kabupaten Lampung Timur, dengan metode purposive sampling. Analisis data meliputi kelimpahan plankton, indeks ekologi, indeks saprobitas, serta analisis kemiripan menggunakan indeks Bray-Curtis dengan bantuan perangkat lunak PAST. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fitoplankton paling banyak dijumpai pada kelas Bacillariophyceae, sedangkan zooplankton kelas Copepoda ditemukan dalam jumlah lebih rendah dan hanya beberapa stasiun. Nilai indeks ekologi menunjukkan hasil bahwa komunitas plankton relatif stabil dengan penyebaran jenis cukup merata, sehingga kondisi perairan mangrove masih mampu mendukung produktivitas dan kestabilan plankton. Stasiun pengamatan terbagi dalam tiga kelompok denggan tingkat kemiripan komunitas plankton sekitar 70%. Indeks saprobitas komunitas fitoplankton di perairan mangrove kecamatan Labuhan Maringgai berkisar antara 1,00-1,40, sehingga dikategorikan β-mesosaprobik, yang artinya tingkat pencemaran di lokasi penelitian relatif ringan-sedang dengan sedikit pencemaran yang disebabkan oleh bahan organik dan anorganik. Kata kunci: Bray-Curtis, Fitoplankton, Perairan Mangrove, Saprobitas, Zooplankton.

Jenis Karya Akhir: Skripsi
Subyek: 600 Teknologi (ilmu terapan) > 630 Pertanian dan teknologi yang berkaitan
Program Studi: FAKULTAS PERTANIAN (FP) & PASCASERJANA > Prodi S1 Perikanan dan Kelautan
Pengguna Deposit: 2605815911 Digilib
Date Deposited: 15 Jun 2026 03:46
Terakhir diubah: 15 Jun 2026 03:46
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/100397

Actions (login required)

Lihat Karya Akhir Lihat Karya Akhir