ANALISIS SPASIAL DAERAH RAWAN BEGAL BERDASARKAN POLA SEBARAN DAN KEPADATAN PENDUDUK DI KABUPATEN TANGGAMUS

SANTRI, MEYRISA (2026) ANALISIS SPASIAL DAERAH RAWAN BEGAL BERDASARKAN POLA SEBARAN DAN KEPADATAN PENDUDUK DI KABUPATEN TANGGAMUS. FAKULTAS TEKNIK, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
File PDF
ABSTRAK.pdf

Download (281Kb) | Preview
[img] File PDF
SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Hanya staf

Download (14Mb) | Minta salinan
[img]
Preview
File PDF
SKRIPSI TANPA PEMBAHASAN.pdf

Download (14Mb) | Preview

Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)

Pembegalan merupakan kejahatan jalanan berisiko tinggi yang mengancam keselamatan jiwa dan rasa aman masyarakat. Wilayah kajian difokuskan pada Kabupaten Tanggamus, yang dalam periode tahun 2022–2024 tercatat sebanyak 30 kasus pembegalan. Meskipun jumlah tersebut tidak mendominasi statistik kriminalitas, namun hingga saat ini belum tersedia informasi spasial yang menggambarkan pola sebaran serta daerah rawan pembegalan di wilayah tersebut. Penelitian ini dilakukan untuk : (1) menganalisis pola sebaran kejadian pembegalan; (2) menganalisis hubungannya dengan tingkat kepadatan penduduk; dan (3) analisis spasial daerah rawan pembegalan di Kabupaten Tanggamus. Metode yang digunakan meliputi Nearest Neighbor Analysis (NNA) untuk menganalisis pola sebaran spasial kejadian pembegalan berdasarkan data lokasi kejadian pembegalan yang diperoleh dari Laporan Kepolisian Kabupaten Tanggamus, metode korelasi Rank Spearman untuk mengkaji bagaimana hubungan antara kejadian pembegalan dengan tingkat kepadatan penduduk, dan metode Kernel Density untuk menganalisis daerah rawan pembegalan dengan dukungan Sistem Informasi Geografis (SIG). Penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) pola sebaran kejadian pembegalan bersifat acak yang ditunjukkan dengan nilai Nearest Neighbor Ratio (T) sebesar 1,006. (2) hubungan kejadian pembegalan dengan tingkat kepadatan penduduk menghasilkan nilai koefisien sebesar 0,138 yang menunjukkan adanya hubungan positif namun lemah; dan (3) kerawanan pembegalan di Kabupaten Tanggamus membentuk zona hotspot yang teridentifikasi di wilayah Kota Agung Barat, Kota Agung dan Wonosobo dengan nilai densitas sebesar 0,044 kejadian/km2. Kata kunci: Pembegalan, Sistem Informasi Geografis (SIG), Nearest Neighbor Analysis, korelasi Rank Spearman, Kernel Density Robbery (begal) is a high-risk street crime that threatens public safety and creates a sense of insecurity in society. The study area is focused on Tanggamus Regency, where a total of 30 robbery cases were recorded during the period of 2022–2024. Although this number does not dominate crime statistics, there is currently no available spatial information describing the distribution patterns and vulnerable areas of robbery in the region. This study aims to: (1) analyze the spatial distribution pattern of robbery incidents; (2) examine the relationship between robbery incidents and population density; and (3) conduct a spatial analysis of robbery-prone areas in Tanggamus Regency. The methods used include Nearest Neighbor Analysis (NNA) to analyze the spatial distribution pattern of robbery incidents based on location data obtained from the Tanggamus Police reports, Spearman Rank correlation to assess the relationship between robbery incidents and population density, and Kernel Density to analyze robbery-prone areas supported by Geographic Information Systems (GIS). The results show that: (1) the spatial distribution pattern of robbery incidents is random, indicated by a Nearest Neighbor Ratio (T) value of 1.006; (2) the relationship between robbery incidents and population density yields a coefficient value of 0.138, indicating a positive but weak correlation; and (3) robbery vulnerability in Tanggamus Regency forms hotspot zones identified in West Kota Agung, Kota Agung, and Wonosobo, with a density value of 0.044 incidents/km². Keywords: Robbery, Geographic Information Systems (GIS), Nearest Neighbor Analysis, Spearman Rank Correlation, Kernel Density

Jenis Karya Akhir: Skripsi
Subyek: 600 Teknologi (ilmu terapan) > 620 Ilmu teknik dan ilmu yang berkaitan
Program Studi: FAKULTAS TEKNIK (FT) > Prodi S1-Teknik Geodesi
Pengguna Deposit: 2605562121 Digilib
Date Deposited: 15 Jun 2026 05:58
Terakhir diubah: 15 Jun 2026 05:58
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/100449

Actions (login required)

Lihat Karya Akhir Lihat Karya Akhir