Lu’lu Sekar, Atika Putri (2026) PRINSIP KERJA SAMA DALAM TINDAK TUTUR PENJUAL DAN PEMBELI DI PASAR UNIT 2 TULANG BAWANG SERTA IMPLIKASINYA PADA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SMA. FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN, UNIVERSITAS LAMPUNG.
|
File PDF
Abstrak Lu'lu Sekar Atika Putri.pdf Download (286Kb) | Preview |
|
|
File PDF
Skripsi Lu'lu Sekar Atika Putri.pdf Restricted to Hanya staf Download (1528Kb) | Minta salinan |
||
|
File PDF
Skripsi Tanpa Pembahasan Lu'lu Sekar Atika Putri.pdf Download (1413Kb) | Preview |
Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk prinsip kerja sama Grice dalam interaksi transaksional antara penjual dan pembeli di Pasar Unit 2 Tulang Bawang, serta mengimplikasikannya pada pembelajaran Bahasa Indonesia di jenjang SMA. Prinsip kerja sama yang dikaji mencakup empat maksim, yaitu maksim kuantitas, kualitas, relevansi, dan cara. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi nonpartisipasi dan catat lapangan. Data berupa tuturan transaksional dikaji melalui teknik pilah unsur penentu untuk mengidentifikasi bentuk penaatan dan pelanggaran dalam konteks jual beli. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prinsip kerja sama cenderung diterapkan secara situasional, dengan pelanggaran tertentu yang muncul sebagai strategi komunikasi untuk membangun kedekatan atau suasana santai antara penjual dan pembeli. Berdasarkan hasil analisis prinsip kerja sama, ditemukan penaatan maksim yang lebih dominan yakni maksim kuantitas dan maksim relasi. Pelanggaran maksim yang lebih dominan yakni maksim kuantitas juga dan tidak ditemukan pelanggaran maksim relasi. Implikasi dari temuan ini ditujukan pada pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA, khususnya dalam materi teks negosiasi pada elemen membaca dan menulis di Kelas X Fase E. Tuturan-tuturan yang dianalisis dapat dijadikan contoh konkret dalam menjelaskan prinsip kerja sama dalam interaksi verbal. Kata Kunci: Prinsip Kerja Sama, Tindak Tutur, Teks Negosiasi. This study aims to describe the application of Grice's cooperative principle in transactional interactions between sellers and buyers at Tulang Bawang Unit 2 Market, and its implications for Indonesian language learning at the high school level. The cooperative principle studied encompasses four maxims: the maxims of quantity, quality, relevance, and manner. This study employed a qualitative descriptive method with data collection techniques including non-participant observation and field notes. Transactional utterance data were analyzed using a determinant element sorting technique to identify compliance and violations in the context of buying and selling. The results indicate that the cooperative principle tends to be applied situationally, with certain violations emerging as communication strategies to build closeness or a relaxed atmosphere between sellers and buyers. Based on the analysis of the cooperative principle, the dominant maxims observed were the maxims of quantity and relation. Violations of the maxim were also found, with no violations of the maxim of relation. The implications of these findings are aimed at Indonesian language learning in high school, particularly in the negotiation text material in the reading and writing elements in Grade X Phase E. The analyzed utterances can serve as concrete examples to explain the principle of cooperation in verbal interactions. Keywords: Principle of Cooperation, Speech Acts, Negotiation Text.
| Jenis Karya Akhir: | Skripsi |
|---|---|
| Subyek: | 300 Ilmu sosial > 370 Pendidikan 400 Bahasa > 407 Pendidikan, riset dan topik terkait tentang Bahasa |
| Program Studi: | FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN (FKIP) > Prodi S1 Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia |
| Pengguna Deposit: | 2605688032 Digilib |
| Date Deposited: | 15 Jun 2026 06:29 |
| Terakhir diubah: | 15 Jun 2026 06:29 |
| URI: | http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/100471 |
Actions (login required)
![]() |
Lihat Karya Akhir |
