ADITYA, RIDHO PRATAMA (2026) PENGARUH SUBSTITUSI SEBAGIAN SEMEN DENGAN ABU SEKAM PADI DAN AGREGAT HALUS DENGAN SERBUK KACA TERHADAP KARAKTERISTIK BETON NORMAL. FAKULTAS TEKNIK, UNIVERSITAS LAMPUNG.
|
File PDF
1. ABSTRAK.pdf Download (612Kb) | Preview |
|
|
File PDF
2. SKRIPSI FULL.pdf Restricted to Hanya staf Download (9Mb) | Minta salinan |
||
|
File PDF
3. SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf Download (7Mb) | Preview |
Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)
Beton merupakan material konstruksi yang paling banyak digunakan di dunia, namun produksi semen sebagai bahan utamanya menyumbang sekitar 7% emisi CO₂ global sehingga mendorong pencarian bahan substitusi yang lebih ramah lingkungan. Abu sekam padi (ASP) dan serbuk kaca merupakan limbah pertanian dan industri yang memiliki kandungan silika tinggi dan bersifat pozzolanik, sehingga berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan pengganti sebagian semen dan agregat halus dalam campuran beton. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh substitusi tersebut terhadap waktu pengikatan semen, nilai slump, dan kuat tekan beton normal mutu K-300 (f'c 25 MPa). Penelitian menggunakan metode eksperimental laboratorium dengan variasi ASP sebesar 8%, 10%, dan 12% dari berat semen, serta serbuk kaca sebesar 2,5% dari berat agregat halus, dengan perhitungan campuran mengacu pada SNI 7656:2012. Benda uji berupa kubus berukuran 15 × 15 × 15 cm sebanyak 30 sampel, diuji pada umur 28 dan 56 hari menggunakan Compression Testing Machine (CTM). Hasil menunjukkan substitusi ASP 8% memperpanjang waktu pengikatan awal menjadi 105 menit dan waktu pengikatan akhir menjadi 165 menit, sedangkan kadar 10% dan 12% mempercepat pengikatan akibat berkurangnya senyawa aktif semen dan meningkatnya penyerapan air oleh partikel ASP. Nilai slump tertinggi diperoleh pada variasi GP2,5RH8 sebesar 100 mm, sementara peningkatan kadar ASP menurunkan workability akibat sifat penyerapan air yang tinggi. Pada umur 28 hari, seluruh variasi menghasilkan kuat tekan lebih rendah dari beton normal akibat belum optimalnya reaksi pozzolanik. Pada umur 56 hari, variasi GP2,5RH0 mencapai kuat tekan optimum 28,56 MPa, melampaui beton normal 27,64 MPa, menunjukkan kontribusi positif serbuk kaca dalam jangka panjang. Kata kunci: abu sekam padi, beton normal, kuat tekan, serbuk kaca, workability.
| Jenis Karya Akhir: | Skripsi |
|---|---|
| Subyek: | 600 Teknologi (ilmu terapan) 600 Teknologi (ilmu terapan) > 620 Ilmu teknik dan ilmu yang berkaitan |
| Program Studi: | FAKULTAS TEKNIK (FT) > Prodi S1-Teknik Sipil |
| Pengguna Deposit: | 2605557663 Digilib |
| Date Deposited: | 17 Jun 2026 07:04 |
| Terakhir diubah: | 17 Jun 2026 07:04 |
| URI: | http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/100661 |
Actions (login required)
![]() |
Lihat Karya Akhir |
