Analisis Pengaruh Frekuensi dan Phase Wavelet terhadap Efektivitas Stratal Slicing dalam Karakterisasi Thin Sand Bodies pada Sistem Interbedded Sand–Shale

Hafizah, - (2026) Analisis Pengaruh Frekuensi dan Phase Wavelet terhadap Efektivitas Stratal Slicing dalam Karakterisasi Thin Sand Bodies pada Sistem Interbedded Sand–Shale. FAKULTAS TEKNIK, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
Text
ABSTRAK.pdf

Download (227kB) | Preview
[img] Text
SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (8MB) | Request a copy
[img]
Preview
Text
SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (3MB) | Preview

Abstract

Karakterisasi thin sand bodies pada sistem interbedded sand–shale merupakan tantangan dalam interpretasi seismik akibat keterbatasan resolusi vertikal, interferensi refleksi, dan efek tuning yang dapat mengaburkan respon masing-masing lapisan. Metode stratal slicing dikembangkan untuk mempertahankan kesetaraan waktu geologi secara lebih representatif dibandingkan atribut konvensional seperti time slice dan horizon slice. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh frekuensi dan fase wavelet terhadap efektivitas stratal slicing, serta mengkaji sensitivitas hasil interpretasi terhadap kondisi thin bed dan kesalahan picking (mis-pick). Metode yang digunakan berupa stratal slicing berbasis atribut amplitudo pada model seismik sintetik 3D dengan reflektor horizontal dalam kondisi ideal tanpa struktur dan noise, sehingga respon seismik yang diamati hanya dipengaruhi oleh karakter wavelet dan interferensi antar lapisan. Variasi fase wavelet dianalisis melalui perbandingan wavelet zero-phase dan wavelet 90°-phase pada beberapa rentang frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wavelet 90°-phase dengan frekuensi 45 Hz memberikan respon paling optimal, ditandai dengan berkurangnya interferensi refleksi, meningkatnya resolusi lapisan tipis, serta geometri sand body yang lebih jelas dan konsisten pada hasil stratal slicing. Selain itu, sensitivitas terhadap mis-pick dipengaruhi oleh ketebalan lapisan, di mana lapisan tebal relatif stabil, sedangkan lapisan tipis lebih rentan mengalami distorsi amplitudo akibat interferensi refleksi yang berpotensi menimbulkan kesalahan interpretasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa optimasi parameter wavelet dan ketelitian picking merupakan faktor penting dalam meningkatkan resolusi stratigrafi dan keandalan interpretasi stratal slicing pada reservoir thin bed.

Item Type: Other
Subjects: ?? 550 ??
Universitas Lampung > Fakultas Teknik > Prodi Teknik Informatika
Divisions: ?? geofisika ??
Depositing User: 2605393661 Digilib
Date Deposited: 17 Jun 2026 08:13
Last Modified: 17 Jun 2026 08:13
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/100709

Actions (login required)

View Item View Item