HANIFAH, HANIFAH (2026) ANALISIS SENSITIVITAS AMPLITUDE VERSUS OFFSET (AVO) PARAMETER INTERCEPT DAN GRADIENT TERHADAP VARIASI FLUIDA PADA MODEL ISOLATED DAN LAMINATED DENGAN PENGARUH TUNING THICKNESS. FAKULTAS TEKNIK, UNIVERSITAS LAMPUNG.
|
File PDF
ABSTRAK.pdf Download (188Kb) | Preview |
|
|
File PDF
SKRIPSI FULL.pdf Restricted to Hanya staf Download (4Mb) | Minta salinan |
||
|
File PDF
SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf Download (2095Kb) | Preview |
Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)
Amplitude Versus Offset (AVO) merupakan metode analisis seismik yang memanfaatkan perubahan amplitudo refleksi terhadap offset atau sudut datang untuk mengidentifikasi perubahan sifat elastik batuan yang berkaitan dengan litologi dan fluida reservoir. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sensitivitas parameter AVO, yaitu intercept dan gradient, terhadap variasi fluida pada model reservoir isolated dan laminated dengan mempertimbangkan pengaruh tuning thickness. Penelitian dilakukan menggunakan data sumur yang diintegrasikan dengan Fluid Replacement Modeling (FRM) berbasis Persamaan Gassmann untuk mensimulasikan kondisi reservoir tersaturasi air, minyak, dan gas. Parameter elastik hasil substitusi fluida, berupa kecepatan gelombang P (V_p), kecepatan gelombang S (V_s), dan densitas, digunakan untuk membangun model seismik sintetik prestack 2D. Analisis AVO dilakukan menggunakan pendekatan dua suku Aki-Richards (two-term) untuk memperoleh nilai intercept dan gradient. Hasil penelitian menunjukkan bahwa substitusi fluida menyebabkan penurunan nilai V_p dan densitas dari kondisi air ke minyak dan gas, sedangkan nilai V_s relatif tidak berubah secara signifikan. Pada kondisi air dan minyak diperoleh nilai intercept positif, sedangkan pada kondisi gas nilai intercept berubah menjadi negatif akibat penurunan impedansi akustik yang signifikan. Nilai gradient tetap negatif pada seluruh kondisi fluida dengan magnitudo terbesar pada reservoir gas. Model isolated menghasilkan respons AVO yang lebih representatif dibandingkan model laminated karena tidak dipengaruhi oleh interferensi gelombang antar lapisan. Kondisi below tuning menyebabkan amplitudo refleksi teredam sehingga nilai intercept dan gradient menjadi lebih kecil dibandingkan kondisi above tuning. Parameter intercept terbukti lebih sensitif dan efektif dalam mendeteksi keberadaan hidrokarbon, khususnya gas, dibandingkan parameter gradient.
| Jenis Karya Akhir: | Skripsi |
|---|---|
| Subyek: | 500 ilmu pengetahuan alam dan matematika > 550 Ilmu bumi dan geologi 600 Teknologi (ilmu terapan) > 620 Ilmu teknik dan ilmu yang berkaitan |
| Program Studi: | FAKULTAS TEKNIK (FT) > Prodi S1-Teknik Geofisika |
| Pengguna Deposit: | 2605052469 Digilib |
| Date Deposited: | 18 Jun 2026 03:33 |
| Terakhir diubah: | 18 Jun 2026 03:33 |
| URI: | http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/100732 |
Actions (login required)
![]() |
Lihat Karya Akhir |
