FATHIA, AZ ZAHRA (2026) STRATEGI NATION BRANDING PEMERINTAH GANSU, TIONGKOK, MELALUI PENGEMBANGAN HALAL TOURISM. FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK , UNIVERSITAS LAMPUNG.
|
File PDF
1. ABSTRAK - ABSTRACT.pdf Download (121Kb) | Preview |
|
|
File PDF
2. SKRIPSI FULL.pdf Restricted to Hanya staf Download (3403Kb) | Minta salinan |
||
|
File PDF
3. SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf Download (2624Kb) | Preview |
Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)
Tiongkok sebagai negara mayoritas non-Muslim mulai aktif mengembangkan halal tourism di tengah meningkatnya wisatawan Muslim global. Hal ini menunjukkan bahwa pariwisata Tiongkok tidak hanya berfokus pada ekonomi, tetapi juga pada upaya membangun citra sebagai negara yang inklusif dan ramah Muslim. Dalam konteks tersebut, Provinsi Gansu memiliki potensi besar melalui sejarah Islam, komunitas Muslim, serta posisinya sebagai bagian dari Jalur Sutera. Namun, pengembangan halal tourism di wilayah ini masih berkembang secara tidak langsung melalui kebijakan konektivitas, pariwisata, dan pelestarian budaya, sehingga menciptakan fenomena menarik mengenai bagaimana potensi pariwisata tersebut dimanfaatkan oleh pemerintah sebagai bagian dari strategi nation branding di tingkat global. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi nation branding yang memanfaatkan pengembangan halal tourism di Provinsi Gansu, Tiongkok, sebagai instrumen utama dalam membangun citra positif di tingkat global. Penelitian ini menggunakan konsep nation branding oleh Simon Anholt dan konsep halal tourism oleh Chookaew dkk. Metode yang digunakan adalah kualtitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui studi pustaka dan analisis berbagai sumber yang relevan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi nation branding pemerintah Gansu, Tiongkok, melalui pengembangan halal tourism didasarkan pada 3 elemen utama menurut Simon Anholt, yaitu pariwisata, budaya, dan kebijakan. Ketiga elemen tersebut direalisasikan melalui strategi pembentukan citra keterbukaan dan aksesibilitas destinasi, citra kuliner halal sebagai daya tarik pariwisata, dan citra warisan budaya Islam sebagai identitas Muslim Hui di Tiongkok. Ketiga strategi ini pada akhirnya mengarah pada satu tujuan utama, yaitu untuk meningkatkan daya tarik Gansu di mata wisatawan Muslim global. Kata Kunci: Nation Branding, Halal Tourism, Provinsi Gansu, Tiongkok.
| Jenis Karya Akhir: | Skripsi |
|---|---|
| Subyek: | 300 Ilmu sosial 300 Ilmu sosial > 350 Administrasi publik dan ilmu militer |
| Program Studi: | FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK (FISIP) > Prodi S1-Hubungan Internasional |
| Pengguna Deposit: | 2605699094 Digilib |
| Date Deposited: | 19 Jun 2026 02:02 |
| Terakhir diubah: | 19 Jun 2026 02:02 |
| URI: | http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/100871 |
Actions (login required)
![]() |
Lihat Karya Akhir |
