KOLABORASI STAKEHOLDER DALAM AKTIVITAS KEBUDAYAAN DI DESA PALEMBAPANG KABUPATEN LAMPUNG SELATAN

FRANS , SALSA ROMANDO (2026) KOLABORASI STAKEHOLDER DALAM AKTIVITAS KEBUDAYAAN DI DESA PALEMBAPANG KABUPATEN LAMPUNG SELATAN. FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
File PDF
ABSTRAK.pdf

Download (363Kb) | Preview
[img] File PDF
SKRIPSI FULL TANPA LAMPIRAN.pdf
Restricted to Hanya staf

Download (2329Kb) | Minta salinan
[img]
Preview
File PDF
SKRIPSI FULL TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (2124Kb) | Preview

Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)

Kolaborasi stakeholder merupakan proses interaksi multi-aktor yang mengintegrasikan peran, tanggung jawab, dan sumber daya demi mencapai tujuan bersama yang tidak dapat diraih secara independen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, mendeskripsikan, dan menganalisis gambaran kolaborasi antara masyarakat desa, pemerintah desa, dan akademisi dalam aktivitas kebudayaan di Desa Palembapang, Kabupaten Lampung Selatan. Lampung memiliki Desa Palembapang dengan keunggulan Sumber Daya Budaya yang konsisten. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, mendeskripsikan, dan menganalisis gambaran kolaborasi antar stakeholder (masyarakat desa, pemerintah desa, dan akademisi) dalam aktivitas kebudayaan di Desa Palembapang, Kabupaten Lampung Selatan. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya sinergitas multipihak dalam melestarikan kearifan lokal sekaligus mendorong potensi pariwisata budaya di tingkat pedesaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan, kolaborasi antar stakeholder dalam aktivitas kebudayaan di Desa Palembapang telah terlaksana dengan kategori baik. Seluruh dimensi pengukuran memperoleh penilaian yang positif dari responden, sehingga mendukung efektivitas upaya pelestarian budaya lokal secara berkelanjutan. Temuan ini sekaligus memperkuat relevansi teori stakeholder Freeman dalam konteks pembangunan berbasis nilai lokal. Kata Kunci: kolaborasi, stakeholder, kebudayaan, pengembangan, desa palembapang, pariwisata. Stakeholder collaboration is a multi-actor interaction process that integrates roles, responsibilities, and resources to achieve shared goals that cannot be attained independently. This study aims to identify, describe, and analyze the pattern of collaboration among village communities, the village government, and academics in cultural activities in Palembapang Village, South Lampung Regency. Palembapang Village, located in Lampung Province, possesses a distinctive and consistently preserved cultural resource potential. The study focuses on examining the collaboration among stakeholders—namely the village community, village government, and academics—in carrying out cultural activities within the village. The background of this research is based on the importance of multi-stakeholder synergy in preserving local wisdom while simultaneously promoting cultural tourism potential at the rural level. The results indicate that, overall, stakeholder collaboration in cultural activities in Palembapang Village has been implemented effectively and falls within the good category. All measurement dimensions received positive evaluations from respondents, thereby supporting the effectiveness of sustainable local cultural preservation efforts. These findings also reinforce the relevance of Freeman’s stakeholder theory in the context of local value-based development. Keywords: collaboration, stakeholders, culture, development, palembapang village, tourism..

Jenis Karya Akhir: Skripsi
Subyek: 300 Ilmu sosial
300 Ilmu sosial > 301 Sosiologi dan antropologi
Program Studi: FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK (FISIP) > Prodi S1-Sosiologi
Pengguna Deposit: 2605578466 Digilib
Date Deposited: 19 Jun 2026 03:08
Terakhir diubah: 19 Jun 2026 03:08
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/100956

Actions (login required)

Lihat Karya Akhir Lihat Karya Akhir