DAMPAK PERKEMBANGAN KOTA BANDAR LAMPUNG TERHADAP PERUBAHAN PENGGUNAAN LAHAN PERTANIAN DI KAWASAN SUBURBAN KECAMATAN JATI AGUNG, KABUPATEN LAMPUNG SELATAN

RAJA ALAMSYAH , HARAHAP (2026) DAMPAK PERKEMBANGAN KOTA BANDAR LAMPUNG TERHADAP PERUBAHAN PENGGUNAAN LAHAN PERTANIAN DI KAWASAN SUBURBAN KECAMATAN JATI AGUNG, KABUPATEN LAMPUNG SELATAN. Masters thesis, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
File PDF
ABSTRAK.pdf

Download (278Kb) | Preview
[img] File PDF
TESIS FULL.pdf
Restricted to Hanya staf

Download (3572Kb) | Minta salinan
[img]
Preview
File PDF
TESIS TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (1519Kb) | Preview

Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)

Perkembangan Kota Bandar Lampung mendorong perluasan aktivitas perkotaan ke wilayah pinggiran, termasuk Kecamatan Jati Agung sebagai kawasan suburban. Kondisi ini berdampak pada meningkatnya perubahan penggunaan lahan pertanian menjadi lahan nonpertanian, yang berpotensi mengurangi fungsi produksi pangan serta memengaruhi struktur ruang wilayah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan penggunaan lahan pertanian di kawasan suburban Jati Agung selama periode 2010–2025, mengidentifikasi pola perubahannya, serta menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi perubahan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan metode survei yang didukung analisis spasial. Data yang digunakan terdiri atas data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh melalui kuesioner dan wawancara dengan petani serta informan terkait. Data sekunder meliputi citra historis Google Earth Pro tahun 2010, 2015, 2020, dan 2025, data vektor, dokumen rencana tata ruang, serta data statistik dari instansi terkait. Analisis dilakukan melalui interpretasi visual citra, verifikasi lapangan, analisis perubahan penggunaan lahan, dan analisis faktor yang memengaruhi perubahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa luas lahan pertanian di kawasan suburban Jati Agung mengalami penurunan sebesar 24,9% selama periode 2010–2025. Pola perubahan penggunaan lahan berkembang dari mengelompok, kemudian menyebar, dan kembali mengelompok, terutama pada wilayah dengan aksesibilitas tinggi dan dekat infrastruktur utama. Faktor utama yang memengaruhi perubahan tersebut adalah perkembangan infrastruktur, aksesibilitas wilayah, dan pertimbangan ekonomi lahan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perkembangan Kota Bandar Lampung berdampak nyata terhadap penyusutan lahan pertanian di Jati Agung, sehingga diperlukan penguatan pengendalian pemanfaatan ruang untuk menjaga keberlanjutan wilayah. Kata Kunci: perubahan penggunaan lahan, konversi lahan pertanian, Rank Spearman. suburban, SIG. The development of Bandar Lampung City has encouraged the expansion of urban activities into peripheral areas, including Jati Agung District as a suburban area. This condition has led to an increasing conversion of agricultural land into nonagricultural land, which may reduce food production capacity and affect the regional spatial structure. This study aims to analyze changes in agricultural land use in the suburban area of Jati Agung during the period 2010–2025, identify the pattern of such changes, and examine the factors influencing them. This study employed a quantitative descriptive approach using a survey method supported by spatial analysis. The data consisted of primary and secondary data. Primary data were obtained through questionnaires and interviews with farmers and related informants. Secondary data included historical imagery from Google Earth Pro for 2010, 2015, 2020, and 2025, vector data, spatial planning documents, and statistical data from relevant institutions. The analysis was conducted through visual image interpretation, field verification, land use change analysis, and factor analysis related to agricultural land conversion. The results show that agricultural land in the suburban area of Jati Agung decreased by 24.9% during 2010–2025. The pattern of land use change developed from clustered, to dispersed, and then clustered again, particularly in areas with high accessibility and proximity to major infrastructure. The main factors influencing these changes were infrastructure development, regional accessibility, and land economic considerations. This study concludes that the development of Bandar Lampung City has had a significant impact on the reduction of agricultural land in Jati Agung, thus requiring stronger spatial use control to maintain regional sustainability. Keywords: land use change, agricultural land conversion, Rank Spearman, suburban, GIS.

Jenis Karya Akhir: Tesis (Masters)
Subyek: 600 Teknologi (ilmu terapan) > 630 Pertanian dan teknologi yang berkaitan
Program Studi: FAKULTAS PERTANIAN (FP) & PASCASERJANA > Prodi S2 Magister Ilmu Lingkungan
Pengguna Deposit: 2605935143 Digilib
Date Deposited: 19 Jun 2026 07:36
Terakhir diubah: 19 Jun 2026 07:36
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/101021

Actions (login required)

Lihat Karya Akhir Lihat Karya Akhir