DETERMINAN KEJADIAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI DI SMA NEGERI 3 KOTA BENGKULU

RISDA, YANA (2026) DETERMINAN KEJADIAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI DI SMA NEGERI 3 KOTA BENGKULU. Masters thesis, Universitas Lampung.

[img]
Preview
File PDF
1. ABSTRAK - ABSTRACT.pdf

Download (168Kb) | Preview
[img] File PDF
2. TESIS FULL.pdf
Restricted to Hanya staf

Download (2465Kb) | Minta salinan
[img]
Preview
File PDF
3. TESIS TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (2242Kb) | Preview

Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)

Anemia merupakan kondisi rendahnya kadar hemoglobin dalam darah yang masih menjadi masalah kesehatan pada remaja putri. Remaja putri berisiko mengalami anemia karena berada pada masa pertumbuhan, mengalami menstruasi, dan memiliki kebutuhan zat gizi yang meningkat. Tinjauan penelitian ini adalah untuk mengetahui determinan kejadian anemia pada remaja putri di SMA Negeri 3 Kota Bengkulu. Penelitian ini menggunakan rancangan analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh siswi kelas X berusia 15–17 tahun sebanyak 220 orang, dengan sampel 131 orang yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Variabel dependen adalah kejadian anemia, sedangkan variabel independen meliputi tingkat pengetahuan gizi dan anemia, status gizi, kekurangan energi kronik, lama menstruasi, asupan protein, vitamin C, zat besi, kepatuhan konsumsi Tablet Tambah Darah, dan dukungan teman sebaya. Data dianalisis secara univariat, bivariat menggunakan uji chi square, dan multivariat menggunakan regresi logistik ganda metode backward Wald. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 33 responden (25,2%) mengalami anemia. Hasil analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan antara seluruh variabel independen dengan kejadian anemia. Hasil analisis multivariat menunjukkan bahwa variabel yang berpengaruh terhadap kejadian anemia adalah status gizi (p < 0,001; OR = 16,527), lama menstruasi (p = 0,002; OR = 10,043), asupan protein (p = 0,026; OR = 3,793), dan dukungan teman sebaya (p = 0,002; OR = 12,296). Faktor yang paling dominan adalah status gizi (p < 0,001; OR = 16,527). Pencegahan anemia perlu difokuskan pada perbaikan status gizi, pemenuhan asupan protein, pemantauan menstruasi, dan penguatan dukungan teman sebaya. Kata kunci : anemia, remaja putri, status gizi, lama menstruasi, dukungan teman sebaya

Jenis Karya Akhir: Tesis (Masters)
Subyek: 600 Teknologi (ilmu terapan) > 610 Ilmu kedokteran, ilmu pengobatan dan ilmu kesehatan
Program Studi: FAKULTAS KEDOKTERAN (FK) > Prodi S2-Magister Kesehatan Masyarakat
Pengguna Deposit: 2605127396 Digilib
Date Deposited: 19 Jun 2026 07:11
Terakhir diubah: 19 Jun 2026 07:11
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/101034

Actions (login required)

Lihat Karya Akhir Lihat Karya Akhir