PERSEPSI KELUARGA KONTAK SERUMAH TENTANG PENULARAN TUBERKOLUSIS PARU DENGAN PENDEKATAN HEALTH BELIEF MODEL: STUDI KUALITATIF DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KEDATON

GUSTI, MAHARANI (2026) PERSEPSI KELUARGA KONTAK SERUMAH TENTANG PENULARAN TUBERKOLUSIS PARU DENGAN PENDEKATAN HEALTH BELIEF MODEL: STUDI KUALITATIF DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KEDATON. Masters thesis, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
File PDF
1. ABSTRAK - ABSTRACT.pdf

Download (29Kb) | Preview
[img] File PDF
2. TESIS FULL.pdf
Restricted to Hanya staf

Download (1842Kb) | Minta salinan
[img]
Preview
File PDF
3. TESIS TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (1727Kb) | Preview

Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)

Tuberkulosis (TB) Paru masih menjadi masalah kesehatan masyarakat dengan tingginya risiko penularan pada keluarga kontak serumah. Meskipun edukasi telah diberikan, perilaku pencegahan belum diterapkan secara konsisten. Penelitian ini bertujuan menganalisis persepsi keluarga kontak serumah tentang penularan TB Paru menggunakan pendekatan Health Belief Model (HBM). Penelitian menggunakan metode kualitatif desain studi kasus di wilayah kerja UPT Puskesmas Kedaton Bandar Lampung. Informan terdiri dari 15 keluarga kontak serumah, 1 kader kesehatan, dan 1 petugas kesehatan yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara tematik berdasarkan konstruk HBM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar informan memiliki persepsi kerentanan dan keseriusan yang masih rendah meskipun mengetahui TB Paru dapat menular melalui droplet dan kontak erat. Informan memahami manfaat penggunaan masker, menjaga ventilasi rumah, dan pola hidup sehat, namun penerapannya belum konsisten. Hambatan utama meliputi kebiasaan merokok, lupa menggunakan masker, stigma sosial, rendahnya kesadaran keluarga, serta kondisi sosial ekonomi. Kesimpulan Edukasi dari tenaga kesehatan menjadi pemicu utama tindakan pencegahan, tetapi self-efficacy sebagian informan masih rendah. Selain itu, masih ditemukan anggapan bahwa TB merupakan penyakit keturunan atau akibat guna-guna. Penelitian ini menegaskan pentingnya edukasi kesehatan yang komunikatif, berkelanjutan, dan berbasis budaya untuk meningkatkan perilaku pencegahan TB Paru pada keluarga kontak serumah. Kata Kunci: tuberkulosis paru, health belief model, keluarga kontak serumah, persepsi kesehatan, perilaku pencegahan, studi kualitatif.

Jenis Karya Akhir: Tesis (Masters)
Subyek: 600 Teknologi (ilmu terapan) > 610 Ilmu kedokteran, ilmu pengobatan dan ilmu kesehatan
Program Studi: FAKULTAS KEDOKTERAN (FK) > Prodi S2-Magister Kesehatan Masyarakat
Pengguna Deposit: 2605975113 Digilib
Date Deposited: 19 Jun 2026 02:15
Terakhir diubah: 19 Jun 2026 02:15
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/101035

Actions (login required)

Lihat Karya Akhir Lihat Karya Akhir