ANALISIS PERUBAHAN PENGGUNAAN LAHAN DAERAH PESISIR KABUPATEN LAMPUNG SELATAN SEBELUM DAN SESUDAH TSUNAMI SELAT SUNDA TAHUN 2018

Alisa Nur, Zahwa (2026) ANALISIS PERUBAHAN PENGGUNAAN LAHAN DAERAH PESISIR KABUPATEN LAMPUNG SELATAN SEBELUM DAN SESUDAH TSUNAMI SELAT SUNDA TAHUN 2018. FAKULTAS TEKNIK, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
Text
ABSTRAK.pdf

Download (364kB) | Preview
[img] Text
SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy
[img]
Preview
Text
SKRIPSI TANPA PEMBAHASAN.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Tsunami Selat Sunda 2018 mengakibatkan kerusakan fisik masif pada wilayah pesisir Kabupaten Lampung Selatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika perubahan penggunaan lahan sebelum dan sesudah tsunami melalui pendekatan delineasi ketinggian kontur guna mengevaluasi dampak spasial dan laju pemulihan wilayah secara berjenjang berdasarkan profil topografi tanah. Metode yang digunakan adalah analisis citra satelit Landsat 8 secara multitemporal (tahun 2018, 2019, 2022, dan 2025) dengan teknik Interactive Supervised Classification. Wilayah amatan dibatasi pada area desa pesisir terdampak dengan rentang elevasi 0–50 meter di atas permukaan laut. Analisis data diperkuat dengan pengolahan indeks vegetasi (NDVI) dan indeks kawasan terbangun (NDBI) melalui metode Zonal Statistics serta Tabulate Area untuk mengukur besaran degradasi dan laju pemulihan fisik secara numerik pada tiap pita ketinggian. Hasil penelitian menunjukkan tsunami 2019 memicu lonjakan luas badan air sebesar 112,68 Ha akibat inundasi daratan serta degradasi 566 Ha vegetasi pesisir pada elevasi rendah. Terjadi anomali spektral pada tahun 2019 di mana material puing terekam sebagai kenaikan semu luas pemukiman pada zona 0–10 meter. Fase pemulihan memuncak tahun 2022 dengan luas pemukiman fungsional mencapai 1.351,98 Ha. Kondisi terkini tahun 2025 mengungkap anomali risiko kritis; kepadatan bangunan (NDBI) pada elevasi bahaya (0–10 m) mencapai nilai -0,11434 yang telah melampaui kepadatan kondisi pra-bencana tahun 2018 (-0,14317). Seluruh hasil klasifikasi tervalidasi dengan akurasi di atas 87%, menunjukkan bahwa pembangunan kembali di wilayah risiko tinggi tanpa strategi mitigasi topografis dapat meningkatkan kerentanan bencana di masa depan

Item Type: Other
Subjects: ?? 620 ??
Divisions: ?? geodesi ??
Depositing User: 2605404912 Digilib
Date Deposited: 22 Jun 2026 01:20
Last Modified: 22 Jun 2026 01:20
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/101089

Actions (login required)

View Item View Item