Anita, Maharani (2026) POTENSI RESISTENSI JAMUR Xylaria sp. PENYEBAB PENYAKIT BUSUK AKAR DAN PANGKAL BATANG TEBU TERHADAP FUNGISIDA KARBENDAZIM. FAKULTAS PERTANIAN, UNIVERSITAS LAMPUNG.
|
File PDF
1. ABSTRAK - ABSTRACT.pdf Download (175Kb) | Preview |
|
|
File PDF
2. SKRIPSI FULL.pdf Restricted to Hanya staf Download (3723Kb) | Minta salinan |
||
|
File PDF
3. SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf Download (3191Kb) | Preview |
Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)
Penyakit busuk akar dan pangkal batang tebu (BAPB) yang disebabkan oleh jamur Xylaria sp. merupakan salah satu kendala utama dalam budidaya tebu di Lampung. Penyakit ini berpotensi menurunkan produktivitas dan rendemen gula secara signifikan. Salah satu pilihan dalam tindakan pengendalian BAPB tebu adalah aplikasi fungisida, seperti karbendazim. Namun demikian, penggunaan fungisida dalam jangka panjang dapat memicu munculnya resistensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi resistensi Xylaria sp. terhadap karbendazim. Penelitian dilaksanakan pada September 2025 – Februari 2026 di Laboratorium Penyakit Tumbuhan, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung. Penelitian dimulai dari isolasi jamur, generasi mutan resisten, uji stabilitas resistensi, uji morfologi koloni pada berbagai suhu, serta uji resistensi silang terhadap fungisida lain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mutan Xylaria sp. masih mampu tumbuh pada media yang mengandung karbendazim hingga konsentrasi 4,0 µg/mL. Nilai EC₅₀ kultur parental sebesar 0,772 µg/mL, meningkat menjadi 1,135 µg/mL pada kultur mutan dan 1,129 µg/mL pada kultur subkultur. Nilai RF pada kultur mutan dan subkultur masing-masing sebesar 1,4702 dan 1,4624, sedangkan nilai FSC sebesar 0,9947 menunjukkan bahwa perubahan sensitivitas terhadap karbendazim mendekati stabil setelah proses subkultur. Jamur mampu tumbuh pada suhu 18–30°C, tetapi tidak pada 37°C. Mutan juga tetap sangat sensitif terhadap prochloraz dan benomil. Hasil ini menunjukkan bahwa Xylaria sp. memiliki potensi resistensi yang rendah terhadap karbendazim. Kata kunci: EC₅₀, fungisida, karbendazim, resistensi, tebu, Xylaria sp.
| Jenis Karya Akhir: | Skripsi |
|---|---|
| Subyek: | 600 Teknologi (ilmu terapan) > 630 Pertanian dan teknologi yang berkaitan |
| Program Studi: | FAKULTAS PERTANIAN (FP) & PASCASERJANA > Prodi S1 Proteksi Tanaman |
| Pengguna Deposit: | 2605578061 Digilib |
| Date Deposited: | 24 Jun 2026 02:42 |
| Terakhir diubah: | 24 Jun 2026 02:42 |
| URI: | http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/101314 |
Actions (login required)
![]() |
Lihat Karya Akhir |
