Vania, Rulianti Lubis (2026) PEMBELAJARAN EKSTRAKURIKULER PADUAN SUARA DI SMA NEGERI 16 BANDAR LAMPUNG. FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN, UNIVERSITAS LAMPUNG.
|
File PDF
1. ABSTRAK - ABSTRACT.pdf Download (44Kb) | Preview |
|
|
File PDF
2. SKRIPSI FULL.pdf Restricted to Hanya staf Download (1754Kb) | Minta salinan |
||
|
File PDF
3. SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf Download (1093Kb) | Preview |
Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pembelajaran ekstrakurikuler paduan suara di SMA Negeri 16 Bandar Lampung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif. Landasan teori yang digunakan merujuk pada Teori Behavioristik B.F. Skinner, yang memfokuskan pembelajaran pada pengondisian perilaku melalui tahapan pemberian stimulus, eksekusi respons, dan pemberian penguatan (reinforcement). Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembelajaran ekstrakurikuler Paduan Suara Allvocart Choir di SMA Negeri 16 Bandar Lampung berjalan efektif melalui pendekatan behavioristik. Mengingat keterbatasan latar belakang pendidikan seni musik dan frekuensi kehadiran pembina, pembentukan keterampilan musikal sangat ditopang oleh peran strategis tutor sebaya (peer tutoring). Proses ini diawali dengan stimulus dasar, yang kemudian diinternalisasi peserta didik melalui metode latihan berulang (drill) secara mandiri dan terarah. Metode pengondisian ini terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan vokal individu, memperkuat kerja sama kelompok untuk mencapai harmonisasi, serta membentuk karakter kedisiplinan, tanggung jawab, dan rasa percaya diri. Meskipun menghadapi beberapa kendala, seperti antusiasme dan konsistensi kehadiran yang fluktuatif (cenderung minim pada latihan rutin dan baru memuncak menjelang event), perbedaan tingkat kemampuan dasar vokal antaranggota, serta keterbatasan dana khusus untuk kompetisi, kendala tersebut dapat dikelola dengan baik. Hal ini didukung oleh kemandirian peserta didik dalam berlatih, dukungan sekolah berupa penyediaan fasilitas latihan yang memadai, serta pemberian apresiasi berupa insentif materiil atau uang tunai bagi peserta yang berprestasi. Secara keseluruhan, pembelajaran paduan suara berbasis latihan berulang dan penguatan ini telah memberikan dampak positif yang signifikan terhadap pengembangan potensi seni, pembentukan kedisiplinan, dan kemampuan sosial peserta didik. Kata Kunci: Ekstrakurikuler, Paduan Suara, Teori Behavioristik, Latihan Berulang (Drill), Penguatan (Reinforcement).
| Jenis Karya Akhir: | Skripsi |
|---|---|
| Subyek: | 300 Ilmu sosial > 370 Pendidikan 400 Bahasa 700 Seni, seni rupa, kesenian |
| Program Studi: | FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN (FKIP) > Prodi S1 Pendidikan Musik |
| Pengguna Deposit: | 2605986427 Digilib |
| Date Deposited: | 23 Jun 2026 07:49 |
| Terakhir diubah: | 23 Jun 2026 07:49 |
| URI: | http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/101369 |
Actions (login required)
![]() |
Lihat Karya Akhir |
