ALFIAH , KHUSNITA (2026) ANALISIS KRIMINOLOGIS TERHADAP RESIDIVIS KEJAHATAN NARKOTIKA DI KABUPATEN TULANG BAWANG (Studi pada Rumah Tahanan Kelas IIB Menggala). FAKULTAS HUKUM, UNIVERSITAS LAMPUNG.
|
File PDF
Abstrak Alfiah.pdf Download (135Kb) | Preview |
|
|
File PDF
Skripsi Full Alfiah.pdf Restricted to Hanya staf Download (1611Kb) | Minta salinan |
||
|
File PDF
Skrisp Tanpa Bab IV Alfiah.pdf Download (1668Kb) | Preview |
Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)
Residivis kejahatan narkotika saat ini menjadi permasalahan yang masih sering terjadi dan menjadi perhatian dalam penegakan hukum di Indonesia, khususnya di Kabupaten Tulang Bawang. Pengulangan tindak pidana narkotika merupakan bentuk penyimpangan perilaku yang sangat disayangkan karena menunjukkan belum efektifnya upaya penanggulangan yang telah dilakukan, baik melalui pencegahan, penegakan hukum, maupun rehabilitasi. Adapun permasalahan dalam penelitian ini adalah apakah faktor penyebab terjadinya residivis kejahatan narkotika dan bagaimana upaya penanggulangan terhadap residivis kejahatan narkotika di Rutan Kelas IIB Menggala. Metode penelitian ini dilakukan menggunakan pendekatan masalah yuridis empiris dan yuridis normatf dengan data primer dan data sekunder, dimana masing-masing data diperoleh melalui studi kepustakaan dan studi lapangan. Narasumber dalam penelitian ini terdiri dari Kepala Pengamanan Rutan, Kasi Pelayanan Tahanan, Residivis Narkotika, Sekretaris Desa dan Dosen Bagian Hukum Pidana Fakultas Hukum Universitas Lampung. Prosedur pengolahan data menggunakan langkah-langkah identifikasi data, klasifikasi data dan sistematisasi data. Analisis data dideskripsikan dalam bentuk uraian kalimat dan dianalisis secara kualitatif, yang kemudian ditarik suatu kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa residivis kejahatan narkotika dipengaruhi oleh berbagai faktor yang saling berkaitan, dengan faktor paling dominan yaitu faktor ekonomi dan lingkungan sosial. Faktor ekonomi muncul karena kesulitan memenuhi kebutuhan hidup setelah bebas, keterbatasan pekerjaan, dan stigma sosial, sedangkan lingkungan sosial berperan melalui pergaulan dengan pengguna narkotika dan akses terhadap jaringan narkotika yang memicu pengulangan tindak pidana. Sementara itu, faktor agama, bacaan, dan media tidak berpengaruh dominan. Upaya penanggulangan dilakukan melalui pendekatan preventif dan represif yang saling melengkapi, yaitu pencegahan melalui rehabilitasi, pembinaan, penyuluhan, dan pengawasan, serta penegakan hukum yang disertai pembinaan untuk memberikan efek jera. Alfiah Khusnita Saran dalam penelitian ini adalah perlu peningkatan pembinaan melalui penguatan kontrol diri, rehabilitasi, pendampingan psikologis, serta pelatihan keterampilan kerja guna mencegah pengulangan tindak pidana. Selain itu, diperlukan sinergi antara pemerintah, aparat penegak hukum, keluarga, dan masyarakat dalam mendukung proses reintegrasi sosial mantan narapidana. Kata Kunci : Kriminologi, Residivis, Narkotika
| Jenis Karya Akhir: | Skripsi |
|---|---|
| Subyek: | 300 Ilmu sosial > 340 Ilmu hukum > 345 Hukum pidana |
| Program Studi: | FAKULTAS HUKUM (FH) > Prodi S1-Ilmu Hukum |
| Pengguna Deposit: | 2605587822 Digilib |
| Date Deposited: | 25 Jun 2026 02:41 |
| Terakhir diubah: | 25 Jun 2026 02:41 |
| URI: | http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/101450 |
Actions (login required)
![]() |
Lihat Karya Akhir |
