PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP PERKAWINAN MULTIETNIS DI PEKON PURA WIWITAN KABUPATEN LAMPUNG BARAT

SUSIATI, - (2026) PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP PERKAWINAN MULTIETNIS DI PEKON PURA WIWITAN KABUPATEN LAMPUNG BARAT. FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN , UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
File PDF
1. ABSTRAK SUSI.pdf

Download (11Kb) | Preview
[img] File PDF
2. SKRIPSI FULL SUSI.pdf
Restricted to Hanya staf

Download (7Mb) | Minta salinan
[img]
Preview
File PDF
3. SKRIPSI TANPA BAB IV SUSI.pdf

Download (11Mb) | Preview

Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan persepsi masyarakat terhadap perkawinan multietnis di Pekon Pura Wiwitan Kabupaten Lampung Barat, serta menjelaskan makna sosial, dampak sosial, dan perannya dalam menumbuhkan civic disposition masyarakat. Perkawinan multietnis merupakan fenomena sosial yang mencerminkan keberagaman masyarakat dan berpotensi membentuk karakter kewargaan melalui interaksi antarbudaya dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan melibatkan pasangan perkawinan multietnis, tokoh masyarakat, dan aparat pekon. Analisis data dilakukan melalui tahap pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Pekon Pura Wiwitan pada umumnya memiliki persepsi yang positif terhadap perkawinan multietnis. Perbedaan etnis dipandang sebagai bentuk keberagaman yang dapat diterima melalui komunikasi yang terbuka, sikap saling menghargai, serta kemampuan beradaptasi terhadap adat dan budaya yang berbeda. Perkawinan multietnis juga dimaknai sebagai sarana mempererat hubungan sosial, memperluas jaringan kekerabatan, dan meningkatkan interaksi sosial antar masyarakat. Keberadaan pasangan multietnis yang aktif dalam kegiatan gotong royong, musyawarah, dan kegiatan sosial lainnya menunjukkan berkembangnya civic disposition berupa sikap toleransi, tanggung jawab sosial, keterbukaan, dan penghargaan terhadap perbedaan. Perkawinan multietnis tidak hanya menjadi hubungan personal dalam keluarga, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran sosial yang memperkuat nilainilai Pancasila dan karakter kewargaan dalam kehidupan masyarakat multikultural. Kata kunci: perkawinan multietnis, civic disposition, toleransi, keragaman budaya.

Jenis Karya Akhir: Skripsi
Subyek: 300 Ilmu sosial > 302 Interaksi sosial
300 Ilmu sosial > 303 Proses sosial
300 Ilmu sosial > 305 Kelompok-kelompok sosial:
300 Ilmu sosial > 370 Pendidikan
Program Studi: FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN (FKIP) > Prodi S1 Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKN)
Pengguna Deposit: 2605921275 Digilib
Date Deposited: 25 Jun 2026 03:05
Terakhir diubah: 25 Jun 2026 03:05
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/101461

Actions (login required)

Lihat Karya Akhir Lihat Karya Akhir