Pebriyanti, Sitorus (2026) EVALUASI KEBIJAKAN PELAYANAN PERIZINAN BERUSAHA BERBASIS RISIKO DI DINAS PENANAMAN MODAL DAN PELAYANAN TERPADU SATU PINTU KOTA BANDAR LAMPUNG TAHUN 2025. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Lampung .
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (208kB) | Preview |
|
|
Text
FILE SKRIPSI FULL.pdf Restricted to Repository staff only Download (6MB) | Request a copy |
||
|
Text
FILE SKRIPSI FULL TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf Download (2MB) | Preview |
Abstract
Kebijakan perizinan berusaha berbasis risiko melalui sistem Online Single Submission Risk Based Approach berdasarkan PP Nomor 5 Tahun 2021 masih menghadapi tantangan di daerah, ditunjukkan oleh 230 pengembalian permohonan izin, 746 berkas belum memenuhi persyaratan, serta penurunan realisasi investasi di Kota Bandar Lampung dari 105,93% pada tahun 2023 menjadi 63,79% pada tahun 2024. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kebijakan pelayanan perizinan berusaha berbasis risiko di DPMPTSP Kota Bandar Lampung serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, serta analisis berdasarkan teori evaluasi kebijakan publik Hanif Nurcholis melalui indikator process, outputs, dan outcomes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada aspek process pelayanan telah berjalan efektif bagi usaha berisiko rendah dan menengah rendah, namun masih terdapat ketidakjelasan informasi persyaratan, ketidaksesuaian antara sistem OSS-RBA dengan persyaratan tambahan daerah bagi usaha berisiko menengah tinggi dan tinggi, serta belum tersedianya informasi capaian SLA sehingga pelaku usaha masih melakukan pemantauan di luar sistem. Pada aspek outputs, sistem telah menerbitkan 44.417 NIB secara kumulatif sejak 2022-2024 dengan ketepatan sasaran berdasarkan klasifikasi tingkat risiko, sementara pengembalian permohonan menunjukkan sistem berjalan selektif dan akuntabel. Pada aspek outcomes, kebijakan memberikan perubahan positif bagi pelaku usaha meskipun dampaknya terhadap pertumbuhan investasi jangka panjang masih terbatas. Disimpulkan bahwa kebijakan ini telah berjalan cukup baik namun belum optimal sehingga diperlukan sinkronisasi persyaratan antara sistem pusat dan daerah, perbaikan fungsi SLA, serta peningkatan responsivitas dukungan teknis pemerintah pusat. Kata kunci : evaluasi kebijakan, perizinan berusaha berbasis risiko, OSS RBA, DPMPTSP .
| Item Type: | Other |
|---|---|
| Subjects: | ?? 302 ?? ?? 320 ?? ?? 351 ?? |
| Divisions: | ?? Administrasi ?? |
| Depositing User: | 2605558210 Digilib |
| Date Deposited: | 25 Jun 2026 03:32 |
| Last Modified: | 25 Jun 2026 03:32 |
| URI: | http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/101478 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
