SUKMA , MAULANA (2026) EVALUASI SISTEM PENERIMAAN MURID BARU (SPMB) DI KOTA BANDAR LAMPUNG (STUDI BANDING SMP NEGERI 2 BANDAR LAMPUNG DAN SMP NEGERI 45 BANDAR LAMPUNG). FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK, UNIVERSITAS LAMPUNG.
|
File PDF
ABSTRAK.pdf Download (305Kb) | Preview |
|
|
File PDF
SKRIPSI FULL.pdf Restricted to Hanya staf Download (9Mb) | Minta salinan |
||
|
File PDF
SKRIPSI FULL TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf Download (9Mb) | Preview |
Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)
Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di Kota Bandar Lampung berdasarkan Permendikdasmen Nomor 3 Tahun 2025 masih menghadapi tantangan pemerataan distribusi peserta didik, yang tercermin dari ketimpangan signifikan antara sekolah favorit yang mengalami kelebihan pendaftar dan sekolah non-favorit yang kekurangan peminat di Kota Bandar Lampung. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi implementasi kebijakan SPMB di Kota Bandar Lampung serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, dianalisis menggunakan model evaluasi CIPP (Context, Input, Process, Product) dari Stufflebeam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari aspek context, kebijakan SPMB lahir sebagai koreksi atas ketimpangan akses dalam sistem PPDB sebelumnya, namun faktor geografis dan domisili tetap memengaruhi distribusi peserta didik, terutama di wilayah perbatasan. Dari aspek input, sekolah favorit di Kota Bandar Lampung memiliki keunggulan reputasi dan fasilitas, sementara sekolah non-favorit terkendala sosialisasi yang terbatas dan minimnya branding kelembagaan. Dari aspek process, pendaftaran daring telah berjalan sesuai prosedur, namun terhambat gangguan teknis server dan perbedaan pemahaman regulasi di tingkat sekolah. Dari aspek product, transparansi proses seleksi meningkat dan jalur afirmasi memperluas akses bagi kelompok rentan, namun pemerataan distribusi peserta didik antarsekolah di Kota Bandar Lampung belum tercapai secara optimal. Disimpulkan bahwa kebijakan SPMB di Kota Bandar Lampung telah berjalan pada arah yang tepat, namun memerlukan penguatan sosialisasi, peningkatan kapasitas infrastruktur digital, pemerataan fasilitas sekolah, serta kebijakan khusus bagi sekolah di wilayah perbatasan. Kata kunci : evaluasi kebijakan, sistem penerimaan murid baru, SPMB, CIPP, pemerataan pendidikan.
| Jenis Karya Akhir: | Skripsi |
|---|---|
| Subyek: | 300 Ilmu sosial |
| Program Studi: | FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK (FISIP) > Prodi S1-Ilmu Administrasi Negara |
| Pengguna Deposit: | 2605551520 Digilib |
| Date Deposited: | 25 Jun 2026 07:31 |
| Terakhir diubah: | 25 Jun 2026 07:31 |
| URI: | http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/101504 |
Actions (login required)
![]() |
Lihat Karya Akhir |
