UJI KOMPARASI DOMESTIKASI PERILAKU KUCING BERDASARKAN INFERENSI KECERDASAN BUATAN DAN OBSERVASI LANGSUNG DI UNIVERSITAS LAMPUNG

Asyifa Zahara, Fitrisyah (2026) UJI KOMPARASI DOMESTIKASI PERILAKU KUCING BERDASARKAN INFERENSI KECERDASAN BUATAN DAN OBSERVASI LANGSUNG DI UNIVERSITAS LAMPUNG. FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
File PDF
ABSTRAK.pdf

Download (418Kb) | Preview
[img] File PDF
SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Hanya staf

Download (2903Kb) | Minta salinan
[img]
Preview
File PDF
SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (2338Kb) | Preview

Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)

Kucing merupakan mamalia karnivora dari Family Felidae yang telah mengalami proses domestikasi dan memiliki kemampuan adaptasi terhadap lingkungan manusia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis inferensi perilaku kucing yang dihasilkan oleh kecerdasan buatan yg digunakan dalam penelitian ini adalah ChatGPT Plus 5.2 dan Google Gemini Pro 3.1 dengan hasil observasi langsung. Penelitian dilaksanakan pada bulan November 2025–Februari 2026 di lima lokasi di Universitas Lampung menggunakan metode scan sampling dan ad libitum sampling. Perilaku kucing diklasifikasikan ke dalam tiga kategori, yaitu perilaku afiliatif, pemeliharaan diri, dan perilaku negatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku pemeliharaan diri merupakan perilaku dominan pada seluruh lokasi penelitian, hal tersebut mencerminkan bahwa sebagian besar aktivitas harian kucing berfokus pada pemenuhan kebutuhan fisiologis dan kemampuan adaptasi terhadap lingkungan. Berdasarkan observasi langsung, rata-rata frekuensi harian perilaku kucing berdasarkan observasi langsung sebesar 53,56%, sedangkan inferensi ChatGPT Plus 5.2 sebesar 38,69% dan Google Gemini Pro 3.1 sebesar 55,12%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa Google Gemini Pro 3.1 memiliki tingkat kesesuaian yang lebih tinggi terhadap hasil observasi langsung dibandingkan ChatGPT Plus 5.2, sehingga lebih mampu merepresentasikan pola biologis perilaku kucing di lingkungan Universitas Lampung. Penelitian ini menunjukkan bahwa AI memiliki potensi sebagai alat bantu analisis perilaku hewan, namun tetap memerlukan validasi melalui observasi langsung agar interpretasi biologis yang dihasilkan lebih akurat dan sesuai dengan kondisi empiris di lapangan.

Jenis Karya Akhir: Skripsi
Subyek: 500 ilmu pengetahuan alam dan matematika
500 ilmu pengetahuan alam dan matematika > 570 Biologi
500 ilmu pengetahuan alam dan matematika > 590 Ilmu hewan (zoologi)
Program Studi: FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM (FMIPA) > Prodi S1 Biologi
Pengguna Deposit: 2605706914 Digilib
Date Deposited: 25 Jun 2026 07:25
Terakhir diubah: 25 Jun 2026 07:25
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/101510

Actions (login required)

Lihat Karya Akhir Lihat Karya Akhir