ANALISIS DETERMINAN PERILAKU PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN INFEKSI (PPI) DI UPTD RSUD HM RYACUDU KOTABUMI LAMPUNG UTARA

MAYA, FEBRALIZA (2026) ANALISIS DETERMINAN PERILAKU PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN INFEKSI (PPI) DI UPTD RSUD HM RYACUDU KOTABUMI LAMPUNG UTARA. Masters thesis, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
File PDF
1. ABSTRAK - ABSTRACT.pdf

Download (67Kb) | Preview
[img] File PDF
2. TESIS FULL.pdf
Restricted to Hanya staf

Download (3558Kb) | Minta salinan
[img]
Preview
File PDF
3. TESIS TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (3518Kb) | Preview

Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)

Perilaku Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI) merupakan komponen penting dalam menjaga mutu pelayanan kesehatan dan keselamatan pasien di rumah sakit. Rendahnya kepatuhan tenaga kesehatan terhadap prosedur PPI dapat meningkatkan risiko infeksi nosokomial, memperpanjang lama rawat inap, meningkatkan biaya pelayanan, serta berdampak pada mortalitas pasien. Perilaku tenaga kesehatan dalam penerapan PPI dipengaruhi oleh faktor individu, psikologis, dan organisasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis determinan tenaga kesehatan terhadap perilaku Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI) di UPTD RSUD HM Ryacudu Kotabumi Lampung Utara. Penelitian menggunakan desain kuantitatif analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional yang dilaksanakan pada bulan Maret–April 2026. Sampel penelitian berjumlah 165 responden yang dipilih menggunakan proportional random sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara menggunakan kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan uji chi-square serta regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor individu yang berhubungan signifikan dengan perilaku PPI adalah kemampuan (p<0,001; OR=3,595; 95% CI: 1,891–6,835), sedangkan pengetahuan (p=0,108) dan keterampilan (p=0,919) tidak berhubungan signifikan. Pada faktor psikologis, motivasi berhubungan signifikan dengan perilaku PPI (p=0,004; OR=2,602; 95% CI: 1,386–4,884), sedangkan sikap tidak berhubungan signifikan (p=0,313). Pada faktor organisasi, supervisi berhubungan signifikan dengan perilaku PPI (p<0,001; OR=3,681; 95% CI: 1,927–7,030), sedangkan beban kerja (p=0,941) dan sistem kompensasi atau penghargaan (p=1,000) tidak berhubungan signifikan. Hasil analisis multivariat menunjukkan bahwa supervisi merupakan faktor dominan yang paling berhubungan dengan perilaku PPI (p=<0,001; OR=3,403 95% CI: 1,735- 6,674). Peningkatan supervisi dan kemampuan tenaga kesehatan diperlukan untuk memperkuat kepatuhan perilaku PPI dan meningkatkan keselamatan pasien di rumah sakit. Kata kunci: determinan, tenaga kesehatan, perilaku PPI, rumah sakit, supervisi

Jenis Karya Akhir: Tesis (Masters)
Subyek: 600 Teknologi (ilmu terapan) > 610 Ilmu kedokteran, ilmu pengobatan dan ilmu kesehatan
Program Studi: FAKULTAS KEDOKTERAN (FK) > Prodi S2-Magister Kesehatan Masyarakat
Pengguna Deposit: 2605115778 Digilib
Date Deposited: 29 Jun 2026 02:32
Terakhir diubah: 29 Jun 2026 02:32
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/101604

Actions (login required)

Lihat Karya Akhir Lihat Karya Akhir