NOVITRI, RAMADANI (2026) PASAR PASIR GINTUNG DAN ADAPTASI PEDAGANG: ANALISIS PASCA REVITALISASI DALAM MEMPERTAHANKAN KEBERLANGSUNGAN PENDAPATAN MELALUI PILIHAN LOKASI USAHA. FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK, UNIVERSITAS LAMPUNG.
|
File PDF
ABSTRAK.pdf Download (74Kb) | Preview |
|
|
File PDF
SKRIPSI FULL.pdf Restricted to Hanya staf Download (4023Kb) | Minta salinan |
||
|
File PDF
SKRIPSI FULL TANPA PEMBAHASAN.pdf Download (4023Kb) | Preview |
Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)
Penelitian ini bertujuan menganalisis tindakan sosial, makna ruang, dan strategi adaptasi pedagang pasca revitalisasi Pasar Pasir Gintung Kota Bandar Lampung dalam mempertahankan keberlangsungan pendapatan. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemilihan lokasi usaha didasarkan pada rasionalitas instrumental untuk mempertahankan dan meningkatkan pendapatan. Pedagang memaknai gedung pasar baru sebagai ruang yang kurang mendukung aktivitas ekonomi, sedangkan bahu jalan dianggap lebih strategis dan menguntungkan. Dalam menghadapi perubahan pasca revitalisasi, pedagang melakukan berbagai strategi adaptasi, yaitu bertahan di dalam gedung, memodifikasi pola berdagang, dan kembali berjualan di bahu jalan. Temuan ini menunjukkan bahwa keberhasilan revitalisasi pasar tidak hanya bergantung pada perbaikan fisik, tetapi juga pada kesesuaian ruang dengan kebutuhan ekonomi dan perilaku sosial pedagang serta konsumen. Kata Kunci: revitalisasi pasar, tindakan sosial, adaptasi pedagang, makna ruang, lokasi usaha. This study aims to analyze traders' social actions, spatial meanings, and adaptation strategies after the revitalization of Pasir Gintung Market in Bandar Lampung City in maintaining income sustainability. The study employed a descriptive qualitative method using observation, in-depth interviews, and documentation. The findings show that traders' business location choices are driven by instrumental rationality to maintain and increase income. Traders perceive the new market building as less supportive of economic activities, while roadside areas are considered more strategic and profitable. To cope with post-revitalization changes, traders adopted various adaptation strategies, including remaining inside the market building, modifying trading patterns, and returning to roadside trading. These findings indicate that the success of market revitalization depends not only on physical improvements but also on the compatibility of spatial arrangements with the economic needs and social behavior of traders and consumers. Keywords: market revitalization, social action, trader adaptation, spatial meaning, business location.
| Jenis Karya Akhir: | Skripsi |
|---|---|
| Subyek: | 300 Ilmu sosial 300 Ilmu sosial > 301 Sosiologi dan antropologi |
| Program Studi: | FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK (FISIP) > Prodi S1-Sosiologi |
| Pengguna Deposit: | 2605938415 Digilib |
| Date Deposited: | 02 Jul 2026 02:26 |
| Terakhir diubah: | 02 Jul 2026 02:26 |
| URI: | http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/101816 |
Actions (login required)
![]() |
Lihat Karya Akhir |
