ANGGI MEGA, RIZKI (2026) PENGARUH KEMANDIRIAN DAERAH DAN PENGENDALIAN INTERNAL TERHADAP FINANCIAL DISTRESS PADA PEMERINTAH DAERAH DI INDONESIA DENGAN KAPASITAS FISKAL SEBAGAI VARIABEL MODERASI. Masters thesis, UNIVERSITAS LAMPUNG.
|
File PDF
ABSTRAK.pdf Download (214Kb) | Preview |
|
|
File PDF
TESIS FULL.pdf Restricted to Hanya staf Download (2168Kb) | Minta salinan |
||
|
File PDF
TESIS TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf Download (1866Kb) | Preview |
Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)
Penelitian ini mengkaji financial distress pada pemerintah daerah di Indonesia yang semakin relevan akibat meningkatnya jumlah daerah yang mengalami defisit, keterbatasan ruang fiskal, dan tingginya ketergantungan pada transfer pemerintah pusat. Penelitian bertujuan menguji pengaruh kemandirian daerah dan pengendalian internal terhadap financial distress serta peran kapasitas fiskal sebagai variabel moderasi. Kebaruan penelitian terletak pada pengujian kapasitas fiskal sebagai moderator dalam hubungan antara kemandirian daerah dan pengendalian internal terhadap financial distress. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder pemerintah daerah di Indonesia periode Tahun Anggaran 2022–2024 yang dianalisis menggunakan Moderated Regression Analysis (MRA) menggunakan IBM SPSS Statistics 27. Dari 552 pemerintah daerah, diperoleh 93 pemerintah daerah yang mengalami defisit selama tiga tahun berturut-turut sebagai sampel penelitian (279 firm-year). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemandirian daerah tidak berpengaruh signifikan terhadap financial distress, sedangkan pengendalian internal berpengaruh negatif terhadap financial distress. Selain itu, kapasitas fiskal terbukti memoderasi pengaruh kemandirian daerah dan pengendalian internal terhadap financial distress. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan pendapatan daerah belum tentu mampu menurunkan risiko financial distress tanpa didukung pengelolaan keuangan yang efektif, sedangkan pengendalian internal yang baik dapat menekan risiko tersebut melalui peningkatan akuntabilitas dan efisiensi pengelolaan anggaran. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pencegahan financial distress memerlukan penguatan pengendalian internal dan pengelolaan kapasitas fiskal yang optimal guna menjaga keberlanjutan keuangan pemerintah daerah. Kata kunci: Financial Distress, Kemandirian Daerah, Pengendalian Internal, Kapasitas Fiskal This study examines financial distress in Indonesian local governments, an increasingly relevant issue due to the growing number of regions experiencing budget deficits, limited fiscal space, and a high dependence on central government transfers. The study aims to investigate the effects of fiscal independence and internal control on financial distress, as well as the moderating role of fiscal capacity. The novelty of this study lies in examining fiscal capacity as a moderating variable in the relationship between fiscal independence, internal control, and financial distress. This study employs a quantitative approach using secondary data from Indonesian local governments for the 2022–2024 fiscal years. The data were analysed using Moderated Regression Analysis (MRA) with IBM SPSS Statistics 27. Out of 552 local governments, 93 local governments that experienced deficits in their budget realization for three consecutive years were selected as the research sample, resulting in 279 firm-year observations. The results indicate that fiscal independence has no significant effect on financial distress, whereas internal control has a negative effect on financial distress. Furthermore, fiscal capacity is found to moderate the effects of both fiscal independence and internal control on financial distress. These findings suggest that increasing local revenue alone may not be sufficient to reduce the risk of financial distress without effective financial management. In contrast, strong internal control can mitigate such risks by enhancing accountability and improving budget management efficiency. This study concludes that preventing financial distress requires strengthening internal control and optimizing fiscal capacity management to ensure the financial sustainability of local governments. Keywords: Financial Distress, Fiscal Independence, Internal Control, Fiscal Capacity
| Jenis Karya Akhir: | Tesis (Masters) |
|---|---|
| Subyek: | 300 Ilmu sosial 300 Ilmu sosial > 330 Ekonomi |
| Program Studi: | FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS (FEB) > Prodi S2-Magister Ilmu Akuntansi |
| Pengguna Deposit: | 2605890436 Digilib |
| Date Deposited: | 02 Jul 2026 03:17 |
| Terakhir diubah: | 02 Jul 2026 03:17 |
| URI: | http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/101834 |
Actions (login required)
![]() |
Lihat Karya Akhir |
