PENGARUH KOMUNIKASI INTERPERSONAL DALAM KELUARGA TERHADAP TINGKAT LITERASI KESEHATAN RISIKO DIABETES PADA REMAJA DI BANDAR LAMPUNG

Syifa , Rahmadinny (2026) PENGARUH KOMUNIKASI INTERPERSONAL DALAM KELUARGA TERHADAP TINGKAT LITERASI KESEHATAN RISIKO DIABETES PADA REMAJA DI BANDAR LAMPUNG. FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
File PDF
ABSTRAK.pdf

Download (308Kb) | Preview
[img] File PDF
SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Hanya staf

Download (4Mb) | Minta salinan
[img]
Preview
File PDF
SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (2859Kb) | Preview

Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)

Prevalensi penyakit diabetes berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia merangkak naik secara signifikan dari 8,5 persen di tahun 2018 menjadi 11,3 persen di tahun 2023. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh komunikasi interpersonal dalam keluarga terhadap tingkat literasi kesehatan risiko diabetes pada remaja di Bandar Lampung. Komunikasi interpersonal dalam keluarga diukur melalui dimensi keterbukaan, empati, dukungan, sikap positif, dan kesamaan berdasarkan teori Joseph A. DeVito, sedangkan literasi kesehatan diukur melalui kemampuan mengakses, memahami, menilai, dan menggunakan informasi kesehatan berdasarkan konsep Don Nutbeam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Sampel penelitian berjumlah 100 responden yang merupakan remaja akhir berusia 18–24 tahun di Kota Bandar Lampung dan dipilih menggunakan teknik proportionate cluster random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi interpersonal dalam keluarga berada pada kategori tinggi dengan dimensi keterbukaan sebagai indikator paling dominan. Tingkat literasi kesehatan risiko diabetes responden juga berada pada kategori tinggi, terutama pada dimensi memahami dan menilai informasi kesehatan. Hasil uji regresi linear sederhana menunjukkan adanya pengaruh signifikan antara komunikasi interpersonal dalam keluarga terhadap tingkat literasi kesehatan risiko diabetes, dengan nilai koefisien korelasi (R) sebesar 0,718 dan koefisien determinasi (R²) sebesar 0,516. Hasil uji-t menunjukkan nilai thitung sebesar 10,211 >

Jenis Karya Akhir: Skripsi
Subyek: 300 Ilmu sosial > 380 Perdagangan, komunikasi, dan transportasi
Program Studi: FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK (FISIP) > Prodi S1-Ilmu Komunikasi
Pengguna Deposit: 2605342534 Digilib
Date Deposited: 02 Jul 2026 04:16
Terakhir diubah: 02 Jul 2026 04:16
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/101850

Actions (login required)

Lihat Karya Akhir Lihat Karya Akhir