ANALISIS PERBANDINGAN MIGRASI FINITE DIFFERENCE DAN MIGRASI KIRCHHOFF UNTUK PENINGKATAN KUALITAS PENAMPANG PADA DATA SEISMIK 2D MARINE

Nadia, Mauliza (2026) ANALISIS PERBANDINGAN MIGRASI FINITE DIFFERENCE DAN MIGRASI KIRCHHOFF UNTUK PENINGKATAN KUALITAS PENAMPANG PADA DATA SEISMIK 2D MARINE. FAKULTAS TEKNIK, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
File PDF
ABSTRAK.pdf

Download (151Kb) | Preview
[img] File PDF
SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Hanya staf

Download (6Mb) | Minta salinan
[img]
Preview
File PDF
SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (3857Kb) | Preview

Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)

Seiring meningkatnya kebutuhan energi global, kegiatan eksplorasi sumber daya alam semakin intensif sehingga diperlukan metode pencitraan bawah permukaan yang akurat. Metode seismik menjadi salah satu metode geofisika utama dalam eksplorasi karena mampu menggambarkan kondisi geologi bawah permukaan secara detail. Salah satu tahapan penting dalam pengolahan data seismik adalah migrasi, yaitu proses untuk mengembalikan posisi reflektor dan energi difraksi ke lokasi sebenarnya agar penampang menjadi lebih representatif. Penelitian ini bertujuan membandingkan hasil migrasi Finite Difference dan migrasi Kirchhoff pada data seismik 2D marine Lintasan L16.1 di Perairan Arafura, Papua Barat. Perbandingan dilakukan berdasarkan resolusi lateral, kontinuitas reflektor, pemfokusan energi difraksi, serta kemampuan menggambarkan reflektor miring. Metode Kirchhoff bekerja dengan menjumlahkan amplitudo sepanjang lintasan difraksi dan mampu memigrasikan struktur dengan sudut yang luas. Sementara itu, metode Finite Difference menggunakan pendekatan downward continuation dalam pemecahan persamaan gelombang dan relatif stabil terhadap data dengan rasio sinyal terhadap noise tertentu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa migrasi Kirchhoff dengan aperture 344 m memberikan penampang terbaik, ditandai oleh resolusi lateral yang tajam, kontinuitas reflektor yang baik, serta pemfokusan difraksi yang optimal. Dengan demikian, migrasi Kirchhoff aperture 344 m dinilai paling efektif dalam meningkatkan kualitas penampang seismik. Metode ini merepresentasikan kondisi geologi daerah penelitian secara lebih jelas dan akurat.

Jenis Karya Akhir: Skripsi
Subyek: 500 ilmu pengetahuan alam dan matematika > 550 Ilmu bumi dan geologi
600 Teknologi (ilmu terapan) > 620 Ilmu teknik dan ilmu yang berkaitan
Program Studi: FAKULTAS TEKNIK (FT) > Prodi S1-Teknik Geofisika
Pengguna Deposit: 2606104620 Digilib
Date Deposited: 02 Jul 2026 07:38
Terakhir diubah: 02 Jul 2026 07:38
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/101877

Actions (login required)

Lihat Karya Akhir Lihat Karya Akhir