UPAYA KEPOLISAN DALAM PENANGGULANGAN KEJAHATAN NARKOTIKA JENIS SABU DI PELABUHAN BAKAUHENI

ELISHABETH BR , SIMANJUNTAK (2026) UPAYA KEPOLISAN DALAM PENANGGULANGAN KEJAHATAN NARKOTIKA JENIS SABU DI PELABUHAN BAKAUHENI. FAKULTAS HUKUM, UNIVERSITAS LAMPUNG .

[img]
Preview
Text
ABSRTAK.pdf

Download (215kB) | Preview
[img] Text
skripsi full tanpa lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy
[img]
Preview
Text
skripsi full tanpa pembahasan.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Peredaran narkotika merupakan salah satu bentuk kejahatan yang terus berkembang dan menjadi ancaman serius bagi masyarakat. Pelabuhan Bakauheni sebagai jalur transportasi yang menghubungkan Pulau Sumatera dan Pulau Jawa memiliki mobilitas orang dan barang yang tinggi sehingga berpotensi dimanfaatkan sebagai jalur peredaran narkotika. Meskipun aparat kepolisian berhasil mengungkapkan beberapa kasus besar yang terjadi, kejahatan masih berkembang dengan beragam modusnya, sehingga diperlukan upaya penanggulangan yang lebih efektif. Penelitian ini mengkaji upaya kepolisian dalam menanggulangi kejahatan narkotika di Pelabuhan Bakauheni serta kendala yang dihadapi dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis normatif dan empiris. Pendekatan normatif berfokus pada analisis hukum dan regulasi, sedangkan pendekatan empiris mengumpulkan data melalui wawancara dan observasi. Sumber data terdiri dari data primer, seperti informasi dari aparat kepolisian dan akademisi, serta data sekunder dari literatur dan dokumen hukum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Polda Lampung melakukan upaya penanggulangan kejahatan narkotika jenis sabu di Pelabuhan Bakauheni melalui upaya penal dan non penal. Upaya penal dilakukan melalui kegiatan penyelidikan berdasarkan informasi yang diperoleh dari informan, penyidikan, penangkapan pelaku, serta pengembangan jaringan peredaran narkotika. Sementara itu, upaya non penal dilakukan melalui patroli rutin, pengawasan di kawasan pelabuhan, penyuluhan kepada masyarakat mengenai bahaya narkotika, serta kerja sama antarinstansi melalui Tim Seaport Interdiction guna mencegah dan mengungkap peredaran narkotika. Dalam pelaksanaannya, kepolisian juga menghadapi beberapa kendala, antara lain keterbatasan sarana dan prasarana, tingginya mobilitas kendaraan di kawasan pelabuhan, serta perkembangan modus operandi pelaku peredaran narkotika. Elishabeth Br. Simanjuntak Saran dari penelitian ini adalah perlunya peningkatan sistem pengawasan di Pelabuhan Bakauheni melalui pemeriksaan yang lebih menyeluruh terhadap kendaraan dan barang yang melintas, serta meningkatkan ketegasan dan ketelitian aparat dalam melakukan pemeriksaan terhadap setiap kendaraan dan barang yang melintas agar tidak memberikan peluang bagi pelaku untuk menghindari pengawasan. Selain itu, diperlukan peningkatan kualitas sumber daya manusia aparat kepolisian melalui pendidikan dan pelatihan yang berkelanjutan agar mampu mengikuti perkembangan modus operandi peredaran narkotika yang semakin kompleks. Optimalisasi penggunaan anjing pelacak (K-9) dan sarana pendukung lainnya juga perlu ditingkatkan untuk memperkuat efektivitas pengawasan dan penanggulangan peredaran narkotika di Pelabuhan Bakauheni. Kata kunci: Kepolisian, Penanggulangan Kejahatan, Narkotika, Pelabuhan Bakauheni. Drug trafficking is a form of crime that continues to develop and poses a serious threat to society. Bakauheni Port, as a transportation route connecting Sumatra and Java Islands, has a high level of mobility of people and goods, making it vulnerable to being used as a route for drug trafficking. Although the police have successfully uncovered several major cases, drug-related crimes continue to evolve with increasingly diverse methods, requiring more effective countermeasures. This study examines the efforts of the police in combating methamphetamine trafficking at Bakauheni Port and the obstacles encountered in its implementation. This study employs both normative juridical and empirical juridical approaches. The normative approach focuses on the analysis of legal principles and regulations, while the empirical approach collects data through interviews and observations. The data sources consist of primary data obtained from police officers and academics, as well as secondary data derived from literature and legal documents. The results of the study indicate that the Lampung Regional Police (Polda Lampung) carry out efforts to combat methamphetamine-related crimes at Bakauheni Port through both penal and non-penal measures. Penal measures include investigations based on information obtained from informants, criminal investigations, the arrest of offenders, and the development of drug trafficking networks. Meanwhile, non-penal measures are implemented through routine patrols, surveillance within the port area, public education regarding the dangers of narcotics, and inter-agency cooperation through the Seaport Interdiction Team to prevent and uncover drug trafficking activities. In practice, the police face several obstacles, including limited facilities and infrastructure, the high mobility of vehicles in the port area, and the increasingly sophisticated modus operandi of drug traffickers. Elishabeth Br. Simanjuntak The recommendation of this study is to strengthen the supervision system at Bakauheni Port through more comprehensive inspections of vehicles and goods passing through the port, as well as enhancing the firmness and thoroughness of law enforcement officers in conducting inspections to prevent offenders from exploiting gaps in supervision. In addition, it is necessary to improve the quality of police human resources through continuous education and training programs to keep pace with the increasingly complex modus operandi of narcotics trafficking. The optimization of the use of K-9 detection dogs and other supporting facilities should also be enhanced to strengthen the effectiveness of supervision and the prevention of narcotics trafficking at Bakauheni Port. Keywords: Police, Crime Prevention, Narcotics, Bakauheni Port.

Item Type: Other
Subjects: ?? 342 ??
Divisions: Fakultas Hukum > Prodi Ilmu Hukum S1
Depositing User: 2606322410 Digilib
Date Deposited: 03 Jul 2026 01:38
Last Modified: 03 Jul 2026 01:38
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/101884

Actions (login required)

View Item View Item