KEADILAN RESTORATIF SEBAGAI ALTERNATIF PENYELESAIAN PERKARA KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA BERBASIS PERSPEKTIF GENDER

NABILA, KHOIRUNNISA (2026) KEADILAN RESTORATIF SEBAGAI ALTERNATIF PENYELESAIAN PERKARA KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA BERBASIS PERSPEKTIF GENDER. Masters thesis, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
Text
1. ABSTRAK - ABSATRACT.pdf

Download (159kB) | Preview
[img] Text
2. TESIS FULL.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy
[img]
Preview
Text
3. TESIS TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Kekerasan Dalam Rumah Tangga merupakan persoalan hukum dan sosial yang berdimensi struktural, di mana mayoritas korbannya adalah perempuan yang berada dalam relasi kuasa yang timpang akibat konstruksi budaya patriarki. Paradigma peradilan pidana yang bersifat retributif terbukti tidak selalu mampu memenuhi kebutuhan korban secara komprehensif. Dalam konteks inilah, Keadilan Restoratif hadir sebagai alternatif penyelesaian perkara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Keadilan Restoratif sebagai alternatif penyelesaian perkara KDRT dalam sistem hukum pidana Indonesia, serta mengkaji kontribusi perspektif gender dalam mengoptimalkan penerapan pendekatan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif-empiris. Hasil penelitian menunjukkan dua temuan utama. Penerapan Keadilan Restoratif dalam perkara KDRT di Indonesia terbukti lebih mampu mengakomodasi kebutuhan nyata korban KDRT, yakni pemulihan kondisi fisik, psikologis, sosial, dan keharmonisan keluarga, sebagaimana tercermin dalam penanganan perkara di Kejaksaan Negeri Way Kanan. Perspektif gender memberikan kontribusi yang fundamental dan tidak dapat diabaikan dalam penerapan Keadilan Restoratif pada perkara KDRT. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Keadilan Restoratif bukan sekadar alternatif prosedural, melainkan instrumen keadilan substantif yang menggeser orientasi sistem peradilan pidana dari semata-mata menghukum menuju memulihkan. Namun demikian, efektivitasnya dalam perkara KDRT hanya dapat terwujud apabila perspektif gender diintegrasikan secara substantif bukan sekadar normatif ke dalam setiap tahapan proses, sehingga keadilan yang dihadirkan benarbenar berpihak pada korban dan tidak menjadi legitimasi atas kekerasan yang pernah dialaminya. Kata Kunci: Keadilan Restoratif, Kekerasan Dalam Rumah Tangga, Perspektif Gender, Alternatif Penyelesaian Perkara, Keadilan Substantif

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: ?? 340 ??
Divisions: Fakultas Hukum > Magister Hukum S2
Depositing User: 2606646443 Digilib
Date Deposited: 08 Jul 2026 02:00
Last Modified: 08 Jul 2026 02:00
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/102199

Actions (login required)

View Item View Item