ANALISIS PENERAPAN DIVERSI TERHADAP ANAK YANG MELAKUKAN TINDAK PIDANA PERKOSAAN

Mufty Ardian, 1112011248 (2015) ANALISIS PENERAPAN DIVERSI TERHADAP ANAK YANG MELAKUKAN TINDAK PIDANA PERKOSAAN. Fakultas Hukum, Universitas Lampung.

[img]
Preview
Text
ABSTRAK.pdf

Download (9kB) | Preview
[img]
Preview
Text
COVER DALAM.pdf

Download (32kB) | Preview
[img]
Preview
Text
LEMBAR PERSETUJUAN.pdf

Download (384kB) | Preview
[img]
Preview
Text
LEMBAR PENGESAHAN.pdf

Download (258kB) | Preview
[img]
Preview
Text
LEMBAR PERNYATAAN.pdf

Download (461kB) | Preview
[img]
Preview
Text
RIWAYAT HIDUP.pdf

Download (96kB) | Preview
[img]
Preview
Text
PERSEMBAHAN.pdf

Download (45kB) | Preview
[img]
Preview
Text
MOTO.pdf

Download (65kB) | Preview
[img]
Preview
Text
SANWACANA.pdf

Download (163kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (77kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (199kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB II.pdf

Download (287kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB III.pdf

Download (173kB) | Preview
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (224kB)
[img]
Preview
Text
BAB V.pdf

Download (95kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (215kB) | Preview

Abstract

ABSTRAK ANALISIS PENERAPAN DIVERSI TERHADAP ANAK YANG MELAKUKAN TINDAK PIDANA PERKOSAAN Oleh MUFTY ARDIAN Perlindungan hukum bagi anak dapat dilakukan sebagai upaya perlindungan hukum terhadap berbagai kebebasan dan hak asasi anak. Perlindungan terhadap anak ini juga mencakup kepentingan yang berhubungan dengan kesejahteraan anak. Perlindungan Anak yang Berhadapan dengan Hukum (ABH), merupakan tanggung jawab bersama aparat penegak hukum. Tidak hanya anak sebagai pelaku, namun juga anak sebagai korban dan saksi. Berdasarkan uraian tersebut yang menjadi pokok permasalahan dalam skripsi ini adalah (1).Bagaimanakah penerapan diversi yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak terhadap pelaku anak yang melakukan Tindak Pidana Perkosaan (2).Apakah faktor penghambat dalam penerapan diversi terhadap anak yang melakukan Tindak Pidana Perkosaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis normatif dan pendekatan empiris. Data sekunder diperoleh dari penelitian kepustakaan. Data primer diperoleh secara langsung dari penelitian di lapangan dengan melakukan wawancara. Narasumber penelitian terdiri dari Aktivis LSM LADA Bandar Lampung, Penyidik Anak Kepolisian Daerah Lampung, Jaksa Anak di Kejaksaan Negeri Bandar Lampung, Hakim Anak di Pengadilan Negeri Bandar Lampung dan, Dosen Hukum Pidana Fakultas Hukum Universitas Lampung. Data penelitian dianalisis secara deskriptif-kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan diketahui bahwa : (1) Penerapan diversi yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak terhadap pelaku anak yang melakukan Tindak Pidana Perkosaan, Diversi tidak dapat diterapkan kepada anak yang melakukan Tindak Pidana Perkosaan dikarenakan ancaman hukumannya melebihi 7 tahun. (2) Faktor penghambat dalam penerapan Diversi terhadap anak. Dalam penerapannya diversi memiliki beberapa faktor penghambat, mulai dari faktor hukum yang kurang Mufty Ardian mengakomodir hak-hak Anak, aparat penegak hukum yang tidak menjalankan peraturan undang-undang atau menjalankan namun tidak sebagaimana mestinya. Saran penulis agar konsep diversi adalah para penegak Hukum seharusnya lebih mengerti tentang Diversi sehingga Diversi dapat diterapkan dengan semaksimal mungkin dan dalam penerapannya anak yang ditetapkan Diversi agar terus didampingi ataupun dibina oleh lembaga-lembaga ataupun masyarakat agar anak tersebut tidak lagi mengulangi Tindak Pidana yang pernah ia lakukan sebelumnya. Kata Kunci : Diversi, Anak dan Perkosaan

Item Type: Other
Subjects: A General Works = Karya Karya Umum
Hukum Pidana > KZ Law of Nations
Divisions: Fakultas Hukum > Prodi Ilmu Hukum S1
Depositing User: 7622860 . Digilib
Date Deposited: 23 Jun 2015 04:31
Last Modified: 23 Jun 2015 04:31
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/10344

Actions (login required)

View Item View Item