PENGARUH APLIKASI BAKTERISIDA BERBAHAN AKTIF ASAM KLORO BROMO ISOSIANURIK 50% TERHADAP INTENSITAS PENYAKIT HAWAR DAUN BAKTERI DAN PRODUKSI PADA TANAMAN PADI

Saptono Yudi Priharto, Dani Bayu Aji Rizky Nugraha (2013) PENGARUH APLIKASI BAKTERISIDA BERBAHAN AKTIF ASAM KLORO BROMO ISOSIANURIK 50% TERHADAP INTENSITAS PENYAKIT HAWAR DAUN BAKTERI DAN PRODUKSI PADA TANAMAN PADI. Fakultas Pertanian, Universitas Lampung.

[img]
Preview
Text
ABSTRAK.pdf

Download (8Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (62Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB II.pdf

Download (153Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB III.pdf

Download (93Kb) | Preview
[img] Text
BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (215Kb)
[img]
Preview
Text
BAB V.pdf

Download (48Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (91Kb) | Preview
[img] Archive
LAMPIRAN.zip

Download (1060Kb)

Abstrak

Padi (Oryza sativa L.) merupakan salah satu tanaman budidaya terpenting di Indonesia. Salah satu kendala yang dihadapi pada budidaya tanaman padi adalah adanya penyakit hawar daun bakteri. Salah satu cara pengendalian yang dapat dilakukan adalah penggunaan bakterisida. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh aplikasi bakterisida berbahan aktif asam kloro bromo isosianurik 50% terhadap intensitas penyakit hawar daun bakteri pada tanaman padi. Penelitian ini dilaksanakan di areal persawahan di Desa Wonodadi, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, Lampung, pada Desember 2012 sampai dengan Juni 2013. Perlakuan dalam percobaan ini disusun dalam rancangan acak kelompok (RAK) dengan empat perlakuan dan empat kelompok. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan sidik ragam dan nilai tengah masing-masing perlakuan diuji dengan uji Duncan Multi Range Test (DMRT) pada taraf nyata 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi bakterisida berbahan aktif asam kloro bromo isosianurik 50% dapat menekan keparahan penyakit hawar daun bakteri serta tidak menimbulkan gejala fitotoksisitas pada tanaman padi varietas Ciherang. Tingkat konsentrasi bakterisida 1,0 g/l dan 1,5 g/l secara nyata menurunkan keparahan penyakit hawar daun bakteri, namun tidak dapat mengurangi kehilangan hasil. Aplikasi bakterisida berpengaruh nyata terhadap nilai AUDPC, tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman dan pertambahan jumlah anakan. Kata kunci : Asam kloro bromo isosiaurik 50%, hawar daun bakteri, intensitas penyakit.

Tipe Karya Ilmiah: Skripsi
Subyek: Pertanian > Pertanian ( Umum )
Pertanian > Budidaya tanaman
Program Studi: Fakultas Pertanian > Prodi Agroteknolgi
Depositing User: Robidin
Date Deposited: 12 Feb 2014 06:00
Last Modified: 12 Feb 2014 06:00
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/1077

Actions (login required)

View Item View Item