PEMBUATAN BIODIESEL DARI MINYAK BUAH KETAPANG DENGAN METODE REACTIVE EXTRACTION

Endah Pratiwi, 1117011016 (2015) PEMBUATAN BIODIESEL DARI MINYAK BUAH KETAPANG DENGAN METODE REACTIVE EXTRACTION. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Lampung.

[img]
Preview
Text
COVER LUAR.pdf

Download (25Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
ABSTRACT.pdf

Download (78Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
ABSTRAK.pdf

Download (47Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
COVER DALAM.pdf

Download (21Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
LEMBAR PERSETUJUAN.pdf

Download (124Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
LEMBAR PENGESAHAN.pdf

Download (120Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
RIWAYAT HIDUP.pdf

Download (69Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
PERSEMBAHAN.pdf

Download (37Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
MOTO.pdf

Download (29Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
SANWACANA.pdf

Download (76Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (80Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR TABEL.pdf

Download (7Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR GAMBAR.pdf

Download (8Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (156Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB II.pdf

Download (171Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB III.pdf

Download (169Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB IV.pdf

Download (627Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB V.pdf

Download (7Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (263Kb) | Preview

Abstrak

This research was conducted to study transesterification of catappa seed oil (Terminalia catappa L.) using H2SO4, HNO3, and NaOH as catalyst. Preliminary tests showed that utilization of H2SO4 led to formation of black product, and utilization of NaOH was found to result in soap formation, while using HNO3, no such problems were encountered. For these reasons, the catalyst used for the rest of study was HNO3. Transesterification was carried out using two methods, e.g conventional method and reactive extraction method. The conventional method was carried out by extracting catappa seed oil and then the oil was subjected to transesterification. In the reactive extraction method, oil extraction and transesterification were conducted simultaneously. The products were analyzed to determine density, viscosity, flash point and then analyzed by GC-MS to identify the components contained in the product. The results obtained indicate that the viscosity and density showed of the product of transesterification using reactive extraction method are close to the values in the national standard of SNI 04- 7182-2006, but the flash point is lower than the value of the national standard. Characterization of the products using GC-MS demonstrated the presence of various components. In addition to methylester, several components belong to carboxylic acids, alkanes, alcohols, and aldehydes were detected, suggesting that complete transesterification has not been achieved. However, combustion test showed that the products exhibit better combustion properties than those of the oil. Keywords: Biodiesel, catappa oil, transesterification, reactive extraction. Penelitian ini dilakukan untuk mempelajari reaksi transesterifikasi biji ketapang (Terminalia catappa L.) menggunakan katalis H2SO4, HNO3, dan NaOH. Hasil transesterifikasi dengan katalis H2SO4 mengasilkan produk berwarna hitam dan penggunaan katalis NaOH menghasilkan produk berupa sabun. Transesterifikasi dengan katalis HNO3 menghasilkan produk berwarna kuning dan berbau ester. Pembuatan biodiesel pada penelitian ini dilakukan dengan dua metode yaitu metode konvensional dan metode reactive extraction. Metode konvensional dilakukan dengan cara mengekstrak minyak biji ketapang terlebih dahulu, kemudian ditransesterifikasi. Dalam metode reactive extraction proses ekstraksi minyak dan transesterifikasi dilakukan secara simultan. Produk dari masing – masing metode dianalisis untuk menentukan densitas, viskositas, flash point dan selanjutnya dianalisis dengan GC-MS untuk mengidentifikasi komponen yang terkandung dalam produk. Hasil pengukuran viskositas dan densitas menunjukkan bahwa produk transesterifikasi menggunakan metode reactive extraction lebih mendekati standar SNI 04-7182-2006 dibandingkan dengan produk dari metode konvensional, walaupun nilai flash point dari kedua produk tidak memenuhi standar SNI tersebut. Hasil karakterisasi produk transesterifikasi minyak biji ketapang dari masing – masing metode menunjukkan bahwa reaksi transesterifikasi belum berlangsung sempurna karena masih ada senyawa – senyawa lain seperti asam karboksilat, alkana, alkohol, dan aldehid. Meskipun produk yang dihasilkan tidak hanya mengandung ester yang umum dikenal sebagai komponen biodiesel, namun produk memiliki karaktersitik pembakaran yang lebih baik dibanding minyak ketapang, seperti nyala yang berwarna biru dan lebih mudah terbakar. Hasil tersebut menunjukkan bahwa produk transesterifikasi minyak biji ketapang memiliki karaktersitik yang lebih baik sebagai bahan bakar dibanding minyak ketapang. Kata Kunci: Biodiesel, minyak ketapang, transesterifikasi, reactive extraction.

Tipe Karya Ilmiah: Skripsi
Subyek: A General Works = Karya Karya Umum
A General Works = Karya Karya Umum > Karya Karya Umum = 000
Q Science (General) > QD Chemistry
Program Studi: Fakultas MIPA > Prodi Kimia
Depositing User: 7576396 . Digilib
Date Deposited: 08 Jul 2015 03:14
Last Modified: 08 Jul 2015 03:14
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/10997

Actions (login required)

View Item View Item