UNJUK KERJA VORTEX TUBE COOLER PADA PEMESINAN KERING TERHADAP KEAUSAN PAHAT HSS

0715021002, AKHMAD ISNAIN PULUNGAN (2013) UNJUK KERJA VORTEX TUBE COOLER PADA PEMESINAN KERING TERHADAP KEAUSAN PAHAT HSS. Other thesis, Universitas Lampung.

[img]
Preview
Text
1. Abstrak.pdf

Download (12Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
2. Hal.Judul.pdf

Download (10Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
3. Hal.Pengesahan.pdf

Download (7Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
4. Pernyataan.pdf

Download (79Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
5. Riwayat Hidup.pdf

Download (26Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
6. Persembahan.pdf

Download (137Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
7. Kata Pengantar.pdf

Download (100Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
8. Daftar Isi.pdf

Download (145Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
9. Daftar Gambar.pdf

Download (147Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
10. Daftar Tabel.pdf

Download (135Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
11. Daftar Simbol.pdf

Download (121Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (142Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 3.pdf

Download (435Kb) | Preview
[img] Text
Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (307Kb)
[img]
Preview
Text
Bab 5.pdf

Download (84Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (161Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (941Kb) | Preview

Abstrak

Proses pemesinan merupakan proses manufaktur dimana objek dibentuk dengan cara membuang atau menghilangkan sebagian material dari benda kerjanya. Pada proses pembubutan menghasilkan panas yang sangat tinggi pada pahat dan benda kerja yang diakibatkan oleh gesekan antara pahat bubut dan benda kerja yang bisa merugikan proses pemesinan. Salah satu faktor yang mempengaruhi dalam proses pembubutan adalah media pendingin. Dalam penelitian ini proses pembubutan menggunakan pahat HSS dan material uji baja ST41, dengan media pendingin vortex tube (udara dingin bertekanan) menghasilkan suhu udara dingin 14,67 o C, 18,5 o C, 21,167 o C. Udara dingin luaran vortex tube digunakan untuk proses pembubutan dengan feeding (f) 0,1 mm/rev, kecepatan spindel (rpm) adalah 625 dan kedalaman potong konstan 2 mm. Pada penelitian ini proses pembubutan menggunakan media pendingin vortex tube bukaan 2 dengan gerak makan 0,11 mm/rev dan kecepatan potong 80,46 m/menit umur pahat mencapai 5,63 menit, pada bukaan 3 dengan kecepatan potong 72,61 m/menit dan gerak makan 0,11 mm/rev umur pahat mencapai 5,60 menit. Umur pahat terendah di dapat tanpa menggunakan pendingin dengan gerak makan 0,11 mm/rev, kecepatan potong 88,39 m/menit umur pahat mencapai 2,86 menit dan umur pahat tertinggi didapat menggunakan media pendingin vortex tube bukaan 1 dengan gerak potong 0,11 m/rev dan kecepatan potong 88,39 m/menit umur pahat mencapai 6,29 menit. Dari hasil penelitian terlihat bahwa menggunakan media pendingin vortex tube dapat meningkatkan umur pahat HSS sampai 52,76%.

Tipe Karya Ilmiah: Tesis (Other)
Subyek: A General Works = Karya Karya Umum
Program Studi: Fakultas Teknik > Prodi Teknik Mesin
Depositing User: UPT . TIK3
Date Deposited: 30 Jul 2015 08:41
Last Modified: 30 Jul 2015 08:41
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/11379

Actions (login required)

View Item View Item