ANALISIS KELAYAKAN USAHA INDUSTRI RUMAH TANGGA BERBASIS HASIL HUTAN BUKAN KAYU DARI EKOSISTEM MANGROVE DI KABUPATEN LAMPUNG TIMUR

., Mayang Haris Wahyukinasih 1) , Christine Wulandari 2) 3) , Susn (2013) ANALISIS KELAYAKAN USAHA INDUSTRI RUMAH TANGGA BERBASIS HASIL HUTAN BUKAN KAYU DARI EKOSISTEM MANGROVE DI KABUPATEN LAMPUNG TIMUR. Fakultas Pertanian, Universitas Lampung.

[img]
Preview
Text
COVER DALAM.pdf - Published Version

Download (12Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
ABSTRAK.pdf - Published Version

Download (9Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
HALAMAN PERSETUJUAN.pdf - Published Version

Download (7Mb) | Preview
[img]
Preview
Text
HALAMAN PENGESAHAN.pdf - Published Version

Download (7Mb) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR ISI.pdf - Published Version

Download (117Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf - Published Version

Download (106Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB II.pdf - Published Version

Download (121Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB III.pdf - Published Version

Download (136Kb) | Preview
[img] Text
BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (110Kb)
[img] Text
BAB V.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (128Kb)
[img]
Preview
Text
BAB VI.pdf - Published Version

Download (53Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (84Kb) | Preview
[img] Archive
LAMPIRAN.zip - Published Version

Download (1079Kb)

Abstrak

Kawasan hutan mangrove di Indonesia umumnya telah mengalami degradasi akut tidak terkecuali yang ada di Kabupaten Lampung Timur. Keadaan itu karena banyaknya masyarakat yang mengeksploitasi hutan mangrove tanpa memperhatikan akan pentingnya konservasi dalam pemanfaatannya. Pengembangan industri rumah tangga berbasis hasil hutan bukan kayu ekosistem mangrove perlu dilakukan agar tekanan terhadap pemanfaatan hutan mangrove dapat direduksi seperti perlu dikembangkan usaha industri rumah tangga yang telah dilakukan oleh beberapa kelompok di Desa Margasari. Agar diperoleh indikator keberlanjutan usaha industri rumah tangga tersebut maka perlu diketahui kelayakan finansial industri rumah tangga yang sudah ada. Penelitian ini dilakukan pada bulan April sampai dengan Mei 2013 dengan tujuan untuk menganalisis kelayakan usaha pengolahan daun jeruju (Acanthus ilicifius) dan buah pidada (Sonneratia caseolaris) menjadi berbagai produk olahan dan menganalisis simulasi tingkat suku bunga dan harga untuk menentukan kebijakan fiskal demi perkembangan usaha. Responden yang ada dalam penelitian adalah semua pelaku usaha industri rumah tangga Karya Wanita dan Peduli Lingkungan Hidup (PLH). Penentuan responden dilakukan secara purposive, metode yang digunakan berupa observasi dan wawancara langsung sedangkan analisis kelayakan usaha yang digunakan adalah Gross B/C. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa pengolahan daun jeruju (Acanthus ilicifius) dan buah pidada (Sonneratia caseolaris) kelompok karya wanita yang layak karena memiliki nilai Gross B/C lebih dari 1 dengan tingkat suku bunga 24% adalah pangsit dengan nilai 1,10 dan peyek (1,04) untuk kelompok peduli lingkungan hidup (PLH) produk yang layak adalah peyek (1,42). Produk yang memiliki nilai Gross B/C lebih dari 1 dengan tingkat suku bunga 12 % untuk kelompok karya wanita adalah peyek (1,09), pempek (1,02), pangsit (1,10), dan sirup (1,009). Kelompok peduli lingkungan hidup memiliki produk yang layak hanya peyek (1,48). Kata Kunci : hasil hutan bukan kayu, hutan mangrove, industri rumah tangga, gross B/C

Tipe Karya Ilmiah: Skripsi
Subyek: Pertanian > Kehutanan
Program Studi: Fakultas Pertanian > Prodi Kehutanan
Depositing User: A.Md Cahya Anima Putra .
Date Deposited: 25 Feb 2014 07:38
Last Modified: 25 Feb 2014 07:38
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/1194

Actions (login required)

View Item View Item