PENGARUH JENIS PUPUK ORGANIK DAN FASE PEMBERIAN PADA PRODUKSI KACANG TANAH ( Arachis hypogeae L.) KULTIVAR KANCIL

0714011044, Lukas Hadinata Purba (2012) PENGARUH JENIS PUPUK ORGANIK DAN FASE PEMBERIAN PADA PRODUKSI KACANG TANAH ( Arachis hypogeae L.) KULTIVAR KANCIL. Digital Library.

[img]
Preview
Text
1. Cover.pdf

Download (75kB) | Preview
[img]
Preview
Text
2. Abstrak.pdf

Download (90kB) | Preview
[img]
Preview
Text
3. Riwayat Hidup.pdf

Download (171kB) | Preview
[img]
Preview
Text
4. Sanwacana.pdf

Download (84kB) | Preview
[img]
Preview
Text
5. Daftar Isi.pdf

Download (152kB) | Preview
[img]
Preview
Text
7. Daftar Gambar.pdf

Download (140kB) | Preview
[img]
Preview
Text
8. Pendahuluan.pdf

Download (181kB) | Preview
[img]
Preview
Text
9. Tinjauan Pustaka.pdf

Download (137kB) | Preview
[img]
Preview
Text
10. Bahan dan Metode.pdf

Download (160kB) | Preview
[img] Text
11. Hasil dan Pembahasan.pdf
Restricted to Registered users only

Download (252kB)
[img]
Preview
Text
12. Kesimpulan.pdf

Download (4kB) | Preview
[img]
Preview
Text
13. Daftar Pustaka.pdf

Download (99kB) | Preview

Abstract

Abstrak Kacang tanah ( Arachis hypogeae L.) merupakan tanaman polong-polongan atau legume kedua terpenting setelah kedelai di Indonesia. Produksi kacang tanah di Indonesia masih rendah. Salah satu upaya untuk meningkatkan produksi kacang tanah ialah melalui pemupukan. Pupuk organik memiliki fungsi penting dalam bidang pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: Apakah terdapat perbedaan produksi antara kacang tanah yang diberi pupuk organik pada awal tanam dan kacang tanah yang diberi pupuk organik pada saat muncul ginofor, Apakah pupuk organik tanpa dekomposer menghasilkan produksi kacang tanah yang berbeda dibandingkan dengan pupuk organik yang menggunakan dekomposer, Apakah produksi kacang tanah bergantung pada fase pemberian dan jenis pupuk organik yang dekomposernya berbeda? Penanaman kacang tanah dilakukan dalam polibag di lahan Politeknik Negeri Lampung pada bulan Juni sampai September 2011. Rancangan perlakuan disusun secara faktorial (2x4) dan perlakuan diterapkan pada petak percobaan dalam Rancangan Kelompok Teracak Sempurna (RKTS). Faktor pertama adalah pupuk organik kandang sapi yang di berikan pada saat awal tanam dan pupuk organik kandang sapi yang diberikan pada saat awal tanam ditambah pada saat munculnya ginofor. Faktor kedua adalah pupuk organik kandang sapi tanpa menggunakan dekomposer, pupuk organik kandang sapi yang menggunakan dekomposer M-dec sesuai dosis anjuran, pupuk organik kandang sapi yang menggunakan dekomposer EM-4 sesuai dosis anjuran, pupuk organik kandang sapi yang menggunakan dekomposer Golden Harvest sesuai dosis anjuran. Kesamaan ragam antar perlakuan diuji dengan uji Bartlet. Untuk menguji kemenambahan model diuji dengan uji Tukey, apabila asumsi terpenuhi, data dianalisis ragam.

Item Type: Article
Subjects: A General Works = Karya Karya Umum
Divisions: Fakultas Pertanian
Depositing User: IC-STAR . 2015
Date Deposited: 25 Aug 2015 07:22
Last Modified: 25 Aug 2015 07:22
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/12140

Actions (login required)

View Item View Item