0814061008, Dwi Andriani (2012) PENGARUH KEPADATAN KANDANG TERHADAP PERFORMAN BROILER DI SEMI CLOSED HOUSE. UNSPECIFIED.
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (7kB) | Preview |
|
|
Text
COVER.pdf Download (24kB) | Preview |
|
|
Text
DAFTAR GAMBAR.pdf Download (3kB) | Preview |
|
|
Text
DAFTAR ISI.pdf Download (130kB) | Preview |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (222kB) | Preview |
|
|
Text
I. PENDAHULUAN.pdf Download (101kB) | Preview |
|
|
Text
II. TINJAUAN PUSTAKA.pdf Download (117kB) | Preview |
|
|
Text
III. METODE PENELITIAN.pdf Download (221kB) | Preview |
|
|
Text
IV. HASIL DAN PEMBAHASAN.pdf Restricted to Registered users only Download (128kB) |
||
|
Text
LEMBAR PENGESAHAN.pdf Download (6kB) | Preview |
|
|
Text
MOTTO.pdf Download (361kB) | Preview |
|
|
Text
RIWAYAT HIDUP.pdf Download (4kB) | Preview |
|
|
Text
SANWACANA.pdf Download (77kB) | Preview |
|
|
Text
V. KESIMPULAN DAN SARAN.pdf Download (82kB) | Preview |
Abstract
Abstrak Manajemen yang baik perlu dilakukan untuk meningkatkan performan broiler. Perbedaan tingkat kepadatan kandang dapat memengaruhi kenyamanan ayam untuk pertumbuhan. Semi closed house merupakan kandang yang tertutup dengan terpal. Konsep semi closed house mengadopsi konsep vakum udara pada sistem closed house. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui pengaruh kepadatan kandang terhadap performan broiler di semi closed house dan (2) mengetahui kepadatan kandang yang terbaik terhadap performan broiler di semi closed house. Penelitian dilaksanakan selama 24 hari dari 12 Februari--6 Maret 2012, di kandang ayam milik Ramajaya Farm di Desa Candimas, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan. Ayam yang digunakan adalah broiler strain Cobb dengan merk dagang CP 707. Rata-rata bobot awal DOC 42,55 ± 3,13 g/ekor dengan koefisien keragaman 7,36%. Broiler mulai mendapatkan perlakuan umur 13--24 hari sebanyak 330 ekor dengan rata-rata bobot badan awal 367,29 ± 27,73 g/ekor dan KK sebesar 7,56%. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Langkap (RAL), terdiri atas empat perlakuan, dengan ulangan sebanyak lima kali, yaitu P1: kepadatan kandang 12 ekor m-2, P2: kepadatan kandang 15 ekor m-2, P3: kepadatan kandang 18 ekor m-2, dan P4: kepadatan kandang 21 ekor m-2. Data yang dihasilkan dianalisis dengan analisis ragam, apabila dari analisis ragam menunjukkan bahwa perlakuan terhadap kepadatan kandang nyata pada taraf 5%, maka analisis dilanjutkan dengan uji Duncan. Hasil penelitian menunjukkan : adanya pengaruh nyata (P<0,05) kepadatan kandang 12, 15, 18, dan 21 ekor m-2 di semi closed house terhadap pertambahan berat tubuh, konversi ransum, dan income over feed cost, tetapi tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap konsumsi ransum dan air minum. Kepadatan kandang terbaik terdapat pada kepadatan 12 ekor m-2.
| Item Type: | Other |
|---|---|
| Subjects: | A General Works = Karya Karya Umum |
| Divisions: | Fakultas Pertanian > Prodi Peternakan |
| Depositing User: | IC-STAR . 2015 |
| Date Deposited: | 07 Sep 2015 04:30 |
| Last Modified: | 23 Oct 2015 03:53 |
| URI: | http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/12495 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
