ANGGI ANGGRESTYAS SIWI, 1114121026 (2015) PENGARUH TINGKAT KERAPATAN TANAMAN TERHADAP KERAGAAN DAUN, PERTUMBUHAN BIJI DAN DAYA KECAMBAH BENIH BEBERAPA VARIETAS SORGUM (Sorghum bicolor (L.) Moench) PADA SISTEM TUMPANGSARI DENGAN UBIKAYU (Manihot esculenta Crantz). FAKULTAS PERTANIAN, UNIVERSITAS LAMPUNG.
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (14kB) | Preview |
|
|
Text
COVER DALAM.pdf Download (31kB) | Preview |
|
|
Text
COVER DEPAN.pdf Download (31kB) | Preview |
|
|
Text
DAFTAR GAMBAR.pdf Download (5kB) | Preview |
|
|
Text
DAFTAR TABEL.pdf Download (133kB) | Preview |
|
|
Text
MENGESAHKAN.pdf Download (97kB) | Preview |
|
|
Text
MENYETUJUI.pdf Download (125kB) | Preview |
|
|
Text
MOTO.pdf Download (13kB) | Preview |
|
|
Text
PERSEMBAHAN.pdf Download (12kB) | Preview |
|
|
Text
SANWACANA.pdf Download (8kB) | Preview |
|
|
Text
SURAT PERNYATAAN.pdf Download (174kB) | Preview |
|
|
Text
DAFTAR ISI.pdf Download (89kB) | Preview |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (35kB) | Preview |
|
|
Text
BAB II.pdf Download (35kB) | Preview |
|
|
Text
BAB III.pdf Download (44kB) | Preview |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (441kB) |
||
|
Text
BAB V.pdf Download (83kB) | Preview |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (28kB) | Preview |
Abstract
Sorgum merupakan tanaman serealia sumber karbohidrat yang cukup penting bagi penduduk dunia. Alternatif pengembangan sorgum yaitu dengan melakukan pola tanam tumpangsari. Salah satu upaya peningkatan produksi tanaman sorgum yaitu dengan pengaturan kerapatan tanaman. Hasil penelitian Pithaloka (2014) menunjukkan bahwa sorgum yang ditanam dengan kerapatan tinggi (3-4 tanaman/lubang) menghasilkan produksi biji per satuan luas lahan lebih tinggi dibandingkan dengan kerapatan tanaman (1-2 tanaman/lubang). Daun sebagai organ fotosintesis yang dapat menghasilkan fotosintat yang selanjutnya disimpan di dalam biji sebagai cadangan makanan. Pertumbuhan biji sorgum sangat dipengaruhi oleh faktor genetik dan lingkungan. Tujuan dari penelitan ini adalah (1) Mengetahui tingkat kerapatan tanaman terbaik untuk keragaan daun, pertumbuhan biji dan daya kecambah benih sorgum pada sistem tumpangsari dengan ubikayu; (2) Mengetahui pengaruh perbedaan varietas terhadap keragaan daun, pertumbuhan biji dan daya kecambah benih sorgum pada sistem tumpangsari dengan ubikayu; (3) Mengetahui pengaruh interaksi antara kerapatan tanaman dan varietas terhadap keragaan daun, pertumbuhan biji, dan daya kecambah benih sorgum pada sistem tumpangsari dengan ubikayu. Perlakuan disusun secara faktorial (3X4) dalam Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan tiga ulangan. Faktor pertama adalah kerapatan tanaman dan faktor kedua adalah varietas. Kerapatan tanam (P) dibagi menjadi empat taraf, yaitu satu (p1), dua (p2), tiga (p3), empat (p4) tanaman/ lubang tanam. Varietas (G) yang digunakan ada tiga, yaitu Numbu (g1), Keller (g2), dan Wray (g3).Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerapatan tanaman rendah (1 dan 2 tanaman/lubang) menghasilkan keragaan daun dan pertumbuhan biji yang lebih baik dibandingkan dengan kerapatan tinggi (3-4 tanaman/lubang). Kata kunci : sorgum, kerapatan, varietas, tumpangsari, biji, daun.
| Item Type: | Other |
|---|---|
| Subjects: | Pertanian > Budidaya tanaman |
| Divisions: | Fakultas Pertanian > Prodi Agroteknolgi |
| Depositing User: | 4505883 . Digilib |
| Date Deposited: | 08 Sep 2015 05:06 |
| Last Modified: | 08 Sep 2015 05:06 |
| URI: | http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/12780 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
