0713051055, Suwarli (2012) PENINGKATAN GERAK DASAR KAYANG DENGAN MENGGUNAKAN ALAT BANTU PADA SISWA KELAS VII C SMP N 8 BANDAR LAMPUNG PELAJARAN 2010/2011. Digital Library.
|
Text
Abstrak 1.pdf Download (78kB) | Preview |
|
|
Text
bab 1.pdf Download (124kB) | Preview |
|
|
Text
bab 2.pdf Download (179kB) | Preview |
|
|
Text
bab 3.pdf Download (532kB) | Preview |
|
|
Text
bab 4.pdf Restricted to Registered users only Download (244kB) |
||
|
Text
bab 5.pdf Download (8kB) | Preview |
|
|
Text
cover.pdf Download (18kB) | Preview |
|
|
Text
cover2.pdf Download (96kB) | Preview |
|
|
Text
cv.pdf Download (354kB) | Preview |
|
|
Text
daftar gambar.pdf Download (115kB) | Preview |
|
|
Text
daftar isi.pdf Download (519kB) | Preview |
|
|
Text
daftar pustaka.pdf Download (9kB) | Preview |
|
|
Text
daftar tabel.pdf Download (248kB) | Preview |
|
|
Text
motto.pdf Download (209kB) | Preview |
|
|
Text
pengesahan.pdf Download (61kB) | Preview |
|
|
Text
pernyataan.pdf Download (67kB) | Preview |
|
|
Text
persembahan.pdf Download (523kB) | Preview |
|
|
Text
persetujuan.pdf Download (65kB) | Preview |
|
|
Text
sanwacana.pdf Download (603kB) | Preview |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk memperbaiki dan meningkatkan proses pembelajaran gerak dasar kayang pada siswa kelas VII C SMP N 8 Bandar Lampung tahun pelajaran 2010/2011, dengan penggunaan alat bantu berupa matras yang digulung dan menggunakan bantuan dua teman. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research) kolaborasi participations, dengan menggunakan dua siklus. Dengan subjek penelitian adalah siswa kelas VII C yang berjumlah 36 siswa, dengan jumlah 20 laki-laki dan 16 perempuan. Sedangkan teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan menggunakan instrumen penilaian tes gerak dasar kayang. Hasil penelitian menunjukkan: pada temuan awal hanya mencapai ketuntasan 33,33% hal ini berarti masih rendahnya kemampuan gerak dasar siswa dalam melakukan gerak dasar kayang. Pada siklus pertama dengan penggunaan alat bantu matras yang di gulung diperoleh prosentase keberhasilan ketuntasan belajar meningkat menjadi 63,89%, sedangkan prosentase ketuntasan belajar klasikal 85% itu berarti tindakan belum memenuhi ketuntasan belajar. Pada siklus kedua dengan menggunakan bantuan ke dua teman diperoleh prosentase keberhasilan ketuntasan belajar mengalami peningkatan menjadi 94,44%, hal ini berarti proses pembelajaran telah mencapai ketuntasan klasikal. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa pembelajaran senam lantai khususnya pada materi gerak dasar kayang, dengan menggunakan alat bantu dapat memperbaiki dan meningkatkan gerak dasar kayang pada siswa-siswi kelas VII SMP N 8 Bandar Lampung.
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Subjects: | A General Works = Karya Karya Umum |
| Divisions: | FKIP > Prodi Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi |
| Depositing User: | UPT . Siswanti |
| Date Deposited: | 07 Dec 2015 02:14 |
| Last Modified: | 07 Dec 2015 02:14 |
| URI: | http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/15124 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
