0743032025, MELYA WATI (2012) TINJAUAN TENTANG PENTINGNYA KEDUDUKAN ANAK LAKI-LAKI PADA MASYARAKAT ADAT LAMPUNG SAIBATIN MARGA WAY NAPAL DI DESA WAY NAPAL KECAMATAN KRUI SELATAN KABUPATEN LAMPUNG BARAT. Digital Library.
|
Text
abstrak.pdf Download (15kB) | Preview |
|
|
Text
cover 2.pdf Download (14kB) | Preview |
|
|
Text
cover.pdf Download (13kB) | Preview |
|
|
Text
cv.pdf Download (14kB) | Preview |
|
|
Text
DAFTAR GAMBAR.pdf Download (50kB) | Preview |
|
|
Text
DAFTAR ISI.pdf Download (1MB) | Preview |
|
|
Text
DAFTAR LAMPIRAN.pdf Download (148kB) | Preview |
|
|
Text
DAFTAR TABEL.pdf Download (635kB) | Preview |
|
|
Text
MOTTO.pdf Download (37kB) | Preview |
|
|
Text
pengesahan.pdf Download (90kB) | Preview |
|
|
Text
PERSEMBAHAN.pdf Download (19kB) | Preview |
|
|
Text
persetujuan.pdf Download (19kB) | Preview |
|
|
Text
SANWACANA.pdf Download (203kB) | Preview |
|
|
Text
Bab 4 skripsi.pdf Restricted to Registered users only Download (504kB) |
||
|
Text
Bab 5 skripsi.pdf Download (9kB) | Preview |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (184kB) | Preview |
|
|
Text
Bab II Skripsi baru.pdf Download (273kB) | Preview |
|
|
Text
Bab III skripsi baru.pdf Download (156kB) | Preview |
Abstract
Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahuai dan menganalisis Tinjauan Tentang Pentingnya Kedudukan anak laki-laki pada masyarakat adat Lampung Saibatin marga Way Napal di Desa Way Napal Kecamatan Krui Selatan Kabupaten Lampung Barat. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Subyek yang diteliti warga Way Napal yang mempunyai anak laki-laki dan yang yang tidak mempunyai anak laki-laki dengan sampel 40 orang. Analisis data menggunakan rumus interval dan rumus persentase. Hasil penelitian menunjukkan kedudukan anak laki-laki dalam keluarga Lampung sebagai ahli waris diperoleh 17 responden atau 42,5% berkategori berperan. Kemudian sebagai pemimpin keluarga sebanyak 18 responden atau 45% responden berkategori berperan. Kemudian sebagai pengayom keluarga besar sebanyak 19 responden atau 47,5% responden termasuk berkategori berperan. Selanjutnya sebagai tokoh adat sebanyak 22 responden atau 55% responden berkategori berperan. Dengan demikian kedudukan anak laki-laki sebagai ahli waris memang wajib dan telah menjadi hukum adat Lampung saibatin. Sedangkan sebagai pemimpin keluarga laki-laki mempunyai hak penuh atas keluarganya dan bertanggungjawab atas adik-adiknya. Kemudian sebagai pengayom keluarga besar laki-laki harus mampu menjadi contoh yang baik untuk keluarga besarnya dan mampu bertanggungjawab terhadap keluarga besarnya. Selanjutnya sebagai tokoh adat laki-laki dituntut untuk memimpin marganya apabila bapaknya telah meninggal dunia dan wajib bagi keluarga kerajaan.
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Subjects: | A General Works = Karya Karya Umum |
| Divisions: | FKIP > Prodi PPKN |
| Depositing User: | UPT . Siswanti |
| Date Deposited: | 10 Dec 2015 04:07 |
| Last Modified: | 10 Dec 2015 04:07 |
| URI: | http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/15452 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
