STUDI AKTIVITAS ANTIBAKTERI PLASTIK KEMASAN POLIPROPILEN TERGRAFTING 4-VINILPIRIDIN TERHADAP BAKTERI Staphylococcus aureus dan Bacillus subtilis

0617011066, Tomi Sutrisno (2015) STUDI AKTIVITAS ANTIBAKTERI PLASTIK KEMASAN POLIPROPILEN TERGRAFTING 4-VINILPIRIDIN TERHADAP BAKTERI Staphylococcus aureus dan Bacillus subtilis. Other thesis, Universitas Lampung.

[img]
Preview
Text
0617011066-Abstract.pdf

Download (16Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0617011066-Abstrak.pdf

Download (11Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0617011066-kesimpulan.pdf

Download (11Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0617011066-pendahuluan.pdf

Download (19Kb) | Preview

Abstrak

Telah dilakukan studi aktivitas antibakteri plastik kemasan polipropilen, plastik komersial yang umum digunakan untuk kemasan minuman, tergrafting 4-vinil piridin terhadap bakteri Staphylococcus aureus (S.aureus) dan Bacillus subtilis (B.subtilis) dalam media nutrient agar, air baku, susu hewani, dan susu nabati. Plastik kemasan polipropilen tersebut digrafting dengan 4-vinil piridin kemudian dikuaternasi dengan 1bromobutana dengan tujuan untuk meningkatkan aktivitas antibakteri, lalu dikarakterisasi dengan Fourier Transform Infrared (FTIR) terhadap PP murni, polipropilen tergrafting 4-vinil piridin (PP-g-4VP), dan polipropilen tergrafting 4-vinil piridin yang sudah dikuaternasi (PP-g-4VP ) untuk mengatahui perubahan fungsional pada permukaan polipropilen akibat proses grafting dan kuaternasi. Uji karakterisasi dengan FTIR menunjukkan bahwa 4-vinil piridin dapat digrafting ke permukaan PP dan tidak merusak struktur dasar PP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa plastik kemasan polipropilen tergrafting 4-vinil piridin memiliki aktivitas antibakteri terhadap S.aureus dan B.subtiilis dalam media nutrient agar, air baku, susu hewani, dan susu nabati. Persen inhibisi rata-rata yang diperoleh dalam media air baku untuk bakteri B.subtilis yaitu 63,06%, 79,44%, dan 90,36% masing-masing untuk PP-g-4VP 0,65%, PP-g-4VP 0,80%, dan PP-g-4VP + + 0,86%. Persen inhibisi rata-rata yang diperoleh dalam media susu hewani untuk bakteri B.subtilis yaitu 53,72% (PP-g-4VP 0,53%), 53,44% (PP-g-4VP 0,72%), dan 76,15% (PP-g-4VP 1,2216%), dan untuk bakteri S.aureus yaitu 33,35% (PP-g-4VP 0,65%), 44,69% (PP-g-4VP 0,88%), dan 35,79% (PP-g-4VP + 0,88%). Kemudian dalam media susu nabati persen inhibisi yang diperoleh untuk bakteri B.subtilis 35,72% (PP-g-4VP 0,68%), 40,74% (PP-g-4VP 0,80%), dan 56,28% (PP-g4VP 1,25%), dan untuk bakteri S.aureus yaitu 34,61% (PP-g-4VP 0,70%), 44,35% (PP-g-4VP 0,82%), dan 66,60% (PP-g-4VP + 0,95%). Sifat antibakteri semakin meningkat dengan perlakuan kuaternasi yang dilakukan.

Tipe Karya Ilmiah: Tesis (Other)
Subyek: A General Works = Karya Karya Umum
Program Studi: Fakultas MIPA > Prodi Kimia
Depositing User: UPT . TIK3
Date Deposited: 22 Dec 2015 05:30
Last Modified: 22 Dec 2015 05:30
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/16003

Actions (login required)

View Item View Item