KAJIAN PERUBAHAN GARIS PANTAI DAERAH MUARA WAY SEKAMPUNG DAN SEKITARNYA PADA TAHUN 1959, 1987, DAN 2009 DENGAN TEKNIK INTERPRETASI CITRA DAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (SIG)

0414031045, RENDY ARIYANTO (2015) KAJIAN PERUBAHAN GARIS PANTAI DAERAH MUARA WAY SEKAMPUNG DAN SEKITARNYA PADA TAHUN 1959, 1987, DAN 2009 DENGAN TEKNIK INTERPRETASI CITRA DAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (SIG). Other thesis, Universitas Lampung.

[img]
Preview
Text
0414031045-abstract.pdf

Download (30Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0414031045-abstrak.pdf

Download (24Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0414031045-kesimpulan.pdf

Download (17Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0414031045-pendahuluan.pdf

Download (46Kb) | Preview

Abstrak

Wilayah pesisir dan laut memiliki potensi yang besar untuk bidang perekonomian tetapi daerah pesisir merupakan daerah yang sangat rentan terhadap perubahan karena wilayah tersebut dipengaruhi oleh dua daerah yaitu darat dan laut. Oleh Karena itu kajian tentang perubahan lahan khususnya di daearah pesisir dan sekitarnya sangat diperlukan. Hal tersebut dimaksudkan untuk meminimalisir terjadinya kerusakan lingkungan, baik yang disebabkan oleh manusia atau alam serta untuk mengambil kebijakan yang berwawasan lingkungan dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan garis pantai daerah muara Way Sekampung dan sekitarnya pada dua periode perubahan yaitu periode antara tahun 1959 tahun 1987 dan periode antara tahun 1987 tahun 2009. Penelitian menggunakan metode analisis interpretasi citra dan sistem informasi geografis (SIG) dengan survei lapang melalui teknik sampling pewakil, setiap satuan penutup/penggunaan lahan dan perubahan garis pantai dicek dalam tiga kali ulangan pada posisi yang berbeda. Penelitian ini mengoverlay perubahan garis pantai daerah muara Way Sekampung dan sekitarnya dari tahun 1959, 1987, dan tahun 2009. Secara terperinci penelitian ini dibagi kedalam empat bagian, yaitu pengumpulan data dan studi pustaka, analisis awal di laboratorium (Komputerisasi Data dan Registrasi Koordinat Geografi, Analisis Perubahan Garis Pantai, Digitasi Garis Pantai, Integrasi Data dan Pembuatan Rencana Jelajah Lapangan), pengamatan lapang, dan analisis tahap akhir. Dengan langkah awal interpretasi dan deliniasi garis pantai pada masing-masing sumber utama yang dilanjutkan dengan mengoverlay hasil membaca peta pewakil garis pantai tahun 1959 dengan hasil interpretasi citra pewakil garis pantai pada tahun 1987. Hal yang sama dilakukan pada hasil interpretasi citra pewakil perubahan garis pantai tahun 1987 yang dioverlay dengan hasil interpretasi citra perubahan garis pantai tahun 2009. Hasil penelitian menunjukkan bahwa a). Pada tahun 1959 1987 terjadi perubahan garis pantai di sebelah utara muara Way Sekampung, yaitu bertambahnya daratan (sedimentasi) seluas 657,4 Ha dan perubahan garis pantai di sebelah selatan muara Way Sekampung terjadi pertambahan daratan (sedimentasi) seluas 59,79 Ha; b). Pada tahun 1959 1987 terjadi penyusutan garis pantai ke arah daratan pada bagian utara mura Way Sekampung yang terjadi pengurangan daratan (abrasi) lebih sedikit yaitu 44,04 Ha dibanding sebelah selatan seluas 244,0 Ha; c). Perubahan dari tahun 1987 - 2009 adalah konversi besar-besaran lahan pertanian dan mangrove menjadi lahan tambak mencapai 22,47 % hal itu meyebabkan garis pantai di sebelah utara muara Way Sekampung mengalami pengurangan daratan (abrasi) seluas 463,2 Ha dan peningkatan garis pantai ke arah laut pada (sedimentasi) bagian paling utara muara Way Sekampung terjadi pertambahan daratan seluas 65,03 Ha.

Tipe Karya Ilmiah: Tesis (Other)
Subyek: A General Works = Karya Karya Umum
Program Studi: Fakultas Pertanian > Prodi Agroteknolgi
Depositing User: UPT . TIK3
Date Deposited: 31 Dec 2015 06:31
Last Modified: 31 Dec 2015 06:31
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/16497

Actions (login required)

View Item View Item