STUDI KEANEKARAGAMAN JENIS BURUNG SEBAGAI PENGEMBANGAN POTENSI WISATA BIRDWATCHING DI WILAYAH KELOLA SHK LESTARI TAHURA WAN ABDUL RAHMAN PROPINSI LAMPUNG INDONESIA

0414081015, Agustian Natarino (2015) STUDI KEANEKARAGAMAN JENIS BURUNG SEBAGAI PENGEMBANGAN POTENSI WISATA BIRDWATCHING DI WILAYAH KELOLA SHK LESTARI TAHURA WAN ABDUL RAHMAN PROPINSI LAMPUNG INDONESIA. Other thesis, Universitas Lampung.

[img]
Preview
Text
0414081015-abstract.pdf

Download (13Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0414081015-abtsrak.pdf

Download (10Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0414081015-kesimpulan.pdf

Download (13Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0414081015-pendahuluan.pdf

Download (14Kb) | Preview

Abstrak

Pertambahan penduduk yang relatif tinggi serta semakin meningkatnya kebutuhan hidup manusia. Hal ini menyebabkan luas hutan di Indonesia semakin berkurang. Dengan semakin berkurangnya luas hutan tersebut, maka banyak satwa liar yang kehilangan habitatnya. Kawasan wilayah kelola SHK Lestari terdapat dalam kawasan Tahura WAR, secara administratif masuk ke dalam Desa Hurun Kecamatan Padang Cermin Kabupaten Pesawaran. Wilayah ini merupakan habitat yang sesuai untuk habitat burung. Untuk itu perlu adanya upaya konservasi guna menjaga kelestarian satwa tersebut dari kepunahan. Salah satu upaya yang dilakukan dengan mengetahui keanekaragaman jenis burung yang ada di daerah tersebut untuk mendukung kegiatan wisata pengamatan burung (birdwatching). Pengamatan dilakukan di 3 titik pengamatan yang diperkirakan mewakili vegetasi yang ada di kawasan kelola SHK Lestari yaitu hutan primer, hutan sekunder dan hutan campuran. Pengamatan burung dilakukan dengan metode pengamatan langsung yaitu dengan metode terkonsentrasi pada titik pengamatan yang telah ditentukan. Pengamatan dilakukan pada pagi hari hingga sore hari dari pukul 06.00 18.00 WIB, pada tiap-tiap titik pengamatan. Setiap burung yang dapat dilihat secara visual oleh pengamat pada tiap titik pengamatan dicatat jenisnya dan dihitung jumlahnya. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui spesies burung dan keanekaragaman jenis burung berdasarkan buku panduan identifikasi burung. Dari hasil penelitian dijumpai 57 jenis burung yang tercakup dalam 23 famili. Nilai keanekaragaman jenis burung di wilayah tersebut tergolong tinggi sebesar 3,205 dan memiliki nilai indeks kemerataan cukup merata sebesar 0,793. Waktu yang tepat untuk melakukan birdwatching adalah pagi hari pukul 06.00 10.00 WIB dan sore hari pukul 15.00 18.00 WIB. Tempat yang lebih baik dalam melakukan birdwatching adalah hutan sekunder, karena tersedianya banyak pakan yang dibutuhkan burung dan penutupan tajuk yang tidak terlalu rapat yang memudahkan dalam pengamatan burung.

Tipe Karya Ilmiah: Tesis (Other)
Subyek: A General Works = Karya Karya Umum
Program Studi: Fakultas Pertanian > Prodi Kehutanan
Depositing User: UPT . TIK3
Date Deposited: 31 Dec 2015 06:31
Last Modified: 31 Dec 2015 06:31
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/16501

Actions (login required)

View Item View Item