ANALISIS KEUNTUNGAN DAN TITIK IMPAS (BREAK EVEN POINT) USAHA PETERNAKAN AYAM RAS PEDAGING POLA KEMITRAAN DAN MANDIRI DI KABUPATEN LAMPUNG SELATAN

, WINTARI MANDALA (2012) ANALISIS KEUNTUNGAN DAN TITIK IMPAS (BREAK EVEN POINT) USAHA PETERNAKAN AYAM RAS PEDAGING POLA KEMITRAAN DAN MANDIRI DI KABUPATEN LAMPUNG SELATAN. Masters thesis, Fakultas Pertanian.

[img] Text
TESIS.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (362Kb)

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis alokasi penggunaan faktor- faktor produksi sekaligus faktor-faktor yang mempengaruhi dan menentukan tingkat keuntungan serta menganalisis kondisi skala usaha dan titik impas usaha ternak ayam ras pedaging pola kemitraan dan mandiri. Data yang digunakan adalah data produksi selama satu kali pemeliharaan dari seluruh usaha peternakan ayam ras pedaging pola kemitraan dan mandiri pada bulan Juni – Agustus 2011 di Kecamatan Merbau Mataram Kabupaten Lampung Selatan. Model analisis yang digunakan adalah fungsi keuntungan Cobb-Douglas, berdasarkan metode penduga fungsi keuntungan Unit Output price. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel harga bibit ayam, pakan, obat-obatan, upah tenaga kerja berpengaruh nyata dan berhubungan negatif dengan produksi, yang artinya bahwa semakin tinggi harga bibit ayam, pakan, obat-obatan dan upah tenaga kerja akan mengurangi tingkat keuntungan keuntungan, sedangkan pengalaman, investasi fisik dan status kemitraan berpengaruh positif terhadap keuntungan, artinya semakin lama pengalaman beternak maka keuntungan yang akan diterima semakin besar, begitu juga dengan investasi fisik dan status kemitraan berpengaruh positif artinya semakin besar nilai investasi fisik dengan memperluas kandang ayam untuk penambahan jumlah bibit ayam sehingga akan menambah pendapatan peternak. Status kemitraan dengan nilai positif sebesar 0.504, hal ini berarti peternak pola kemitraan memiliki keuntungan yang lebih besar daripada peternak mandiri. Hasil pendugaan kondisi skala ekonomi usaha ternak ayam ras pedaging di lokasi penelitian berada pada kondisi skala kenaikan hasil meningkat. Pengujian efisiensi ekonomi menunjukkan penggunaan faktor produksi bibit ayam dan pakan perlu ditambah untuk mencapai efisiensi, sedangkan faktor produksi penggunaan obat-obatan dan curahan tenaga pada peternak mitra dan mandiri perlu dikurangi. Dari hasil perhitungan titik impas usaha ternak ayam pedaging menunjukkan bahwa peternak pola kemitraan lebih dulu mencapai impas dibandingkan peternak mandiri. Perbedaan kedua pola ternak mencapai kondisi impas terkait dengan perbedaan kapasitas produksi yang dicapai dalam satu periode pemeliharaan dan harga jual yang berbeda. Kata Kunci : Ayam Ras Pedaging, Fungsi Keuntungan, Titik Impas

Tipe Karya Ilmiah: Tesis (Masters)
Subyek: H Ilmu Sosial = Social Sciences > HB Economic Theory
H Ilmu Sosial = Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD61 Risk Management
Program Studi: Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Magister Ilmu Ekonomi S2
Depositing User: Farid Hambali Prihantoro, A.Md.
Date Deposited: 20 May 2014 01:28
Last Modified: 20 May 2014 01:28
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/1680

Actions (login required)

View Item View Item