MADE PUJAWAN , 0814013162 (2015) KEMANTAPAN AGREGAT TANAH PADA LAHAN PRODUKSI RENDAH DAN TINGGI DI PT GREAT GIANT PINEAPPLE. FAKULTAS PERTANIAN, UNIVERSITAS LAMPUNG.
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (152kB) | Preview |
|
|
Text
COVER DALAM.pdf Download (103kB) | Preview |
|
|
Text
COVER LUAR.pdf Download (100kB) | Preview |
|
|
Text
DAFTAR GAMBAR.pdf Download (71kB) | Preview |
|
|
Text
DAFTAR TABEL.pdf Download (22kB) | Preview |
|
|
Text
LEMBAR PENGESAHAN.pdf Download (260kB) | Preview |
|
|
Text
LEMBAR PERNYATAAN.pdf Download (257kB) | Preview |
|
|
Text
LEMBAR PERSETUJUAN.pdf Download (255kB) | Preview |
|
|
Text
PERSEMBAHAN.pdf Download (65kB) | Preview |
|
|
Text
RIWAYAT HIDUP.pdf Download (6kB) | Preview |
|
|
Text
SANWACANA.pdf Download (79kB) | Preview |
|
|
Text
DAFTAR ISI.pdf Download (11kB) | Preview |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (91kB) | Preview |
|
|
Text
BAB II.pdf Download (92kB) | Preview |
|
|
Text
BAB III.pdf Download (332kB) | Preview |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (222kB) |
||
|
Text
BAB V.pdf Download (145kB) | Preview |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (85kB) | Preview |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kemantapan agregat tanah terhadap hasil produksi. Penelitian ini dilaksanakan dari bulan september sampai pada bulan Juli 2015 di PT Great Giant Pineapple (PT. GGP). Lampung Tengah. Penelitian ini mengunakan metode survei. Untuk pengambilan sampel dilakukan secara langsung di PT. GGP pada lokasi lahan 26B produksi rendah dan produksi tinggi. Lokasi 26B mempunyai luas lahan kurang lebih 8,30 ha dan terbagi menjadi 2 petak yang dipisahkan oleh jalan. Penentuan titik sampel secara diagonal,masing-masing di ambil 3 titik di lahan produksi rendah dan produksi tinggi. Pembuatan minipit dibuat untuk menentukan warna tanah dan pengambilan sampel tanah diseetiap titik, pengambilan contoh tanah diambil disetiap kedalaman dari 0 – 20, 20 – 40, 40 – 60. analisis contoh tanah dilakukan di Laboratorium Ilmu Tanah, Jurusan Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung untuk mengetahui sifat fisik tanah. Untuk perlakuan analisis sampel tanah dipisahkan disetiap kedalaman, sehingga diperoleh 1 titik ada 3 sampel tanah pada kedalaman 0 – 20, 20 – 40, 40 – 60 dan pengambilan sampel tanah ada sebanyak 6 titik, 3 titik produksi rendah dan 3 titik di produksi tinggi sehingga jumlah sampel keseluruhan ada 18 sampel tanah. Tanah sebelum dianalisis dilakukan pengeringan udara sela 1 – 2 hari, hal ini dilakukan untuk mendapatkan kapasitas lapang. Untuk menentukan kelas kemantapan agregat perlu dilakukan analisis dengan menggunakan metode ayakan kering dan basah, dan didapatkan nilai RBD pengayakan kering dan RBD pengayakan basah. Kemudian dilakukan perhitungan indeks kemantapan agregat dan hasil nilai dari indeks kemantapan agergat dimasukan kedalam klasifikasi kemantapan agregat untuk mengetahui hasil sampel tanah masuk dalam kelas kemantapan mantap atau tidak mantap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada lokasi lahan 26B baik yang produksi rendah maupun produksi tinggi sama-sama mempunyai kemantapan agregat sangat mantap. Kata kunci
| Item Type: | Other |
|---|---|
| Subjects: | Pertanian > Budidaya tanaman |
| Divisions: | Fakultas Pertanian > Prodi Agroteknolgi |
| Depositing User: | 7066699 . Digilib |
| Date Deposited: | 12 Jan 2016 07:54 |
| Last Modified: | 12 Jan 2016 07:54 |
| URI: | http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/17135 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
