Ahmad, HAFIDUDIN (2014) EKSISTENSI BUDAYA SEBAMBANGAN (KAWIN LARI) DALAM MASYARAKAT ADAT SUKU LAMPUNG PEPADUN DI KAMPUNG CUGAH KECAMATAN BARADATU KABUPATEN WAY KANAN TAHUN 2012. FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN, UNIVERSITAS LAMPUNG.
|
Text
Cover Dalam.pdf - Published Version Download (25kB) | Preview |
|
|
Text
Abstrak.pdf - Published Version Download (86kB) | Preview |
|
|
Text
Halaman Persetujuan.pdf - Published Version Download (7MB) | Preview |
|
|
Text
Halaman Pengesahan.pdf - Published Version Download (16MB) | Preview |
|
|
Text
Pernyataan.pdf - Published Version Download (4MB) | Preview |
|
|
Text
Daftar isi.pdf - Published Version Download (93kB) | Preview |
|
|
Text
Bab I.pdf - Published Version Download (143kB) | Preview |
|
|
Text
Bab II.pdf - Published Version Download (126kB) | Preview |
|
|
Text
Bab III.pdf - Published Version Download (36kB) | Preview |
|
|
Text
Bab IV.pdf - Published Version Restricted to Registered users only Download (1MB) |
||
|
Text
Bab V.pdf - Published Version Download (11kB) | Preview |
|
|
Text
Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (98kB) | Preview |
|
|
Text
Lampiran.pdf - Published Version Download (172kB) | Preview |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan informasi mengenai eksistensi budaya sebambangan (kawin lari) dalam masyarakat adat suku Lampung Pepadun di Kampung Cugah Kecamatan Baradatu Kabupaten Way Kanan tahun 2012. Titik tekan kajian dalam penelitian ini yaitu memperhatikan dinamika budaya sebambangan, masih bertahannya budaya sebambangan, perubahan budaya sebambangan, serta eksistensi budaya sebambangan di Kampung Cugah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Objek penelitian yaitu eksistensi budaya sebambangan (kawin lari) masyarakat Lampung Pepadun. Subjek penelitian: pelaku sebambangan, pemuka adat Lampung Pepadun, dan kepala keluarga pelaku sebambangan. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara, observasi, kepustakaan, dokumentasi. Analisis data menggunakan teknik analisis data kualitatif yang menjadi dasar dalam pembuatan laporan ini. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa budaya sebambangan yang dilaksanakan oleh masyarakat Lampung Pepadun terutama dikarenakan oleh ketidaksetujuan orang tua untuk menikahkan anak-anaknya. Kebudayaan ini telah mengalami perubahan-perubahan, diantaranya tidak dilaksanakannya lagi sebambangan dengan cara ditekop. Budaya sebambangan saat ini masih menjadi adat istiadat masyarakat Lampung Pepadun di Kampung Cugah Kecamatan Baradatu Kabupaten Way Kanan. Kata Kunci: Eksistensi, Lampung, Sebambangan
| Item Type: | Other |
|---|---|
| Subjects: | G Geography. Anthropology. Recreation > G Geography (General) H Ilmu Sosial = Social Sciences > HV Social pathology. Social and public welfare L Education > LB Theory and practice of education |
| Divisions: | FKIP > Prodi Pendidikan Geografi IPS |
| Depositing User: | A.Md Cahya Anima Putra . |
| Date Deposited: | 28 May 2014 07:14 |
| Last Modified: | 28 May 2014 07:14 |
| URI: | http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/1733 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
