KOMUNIKASI INDONESIA UNTUK MEMBANGUN PERADABAN BANGSA

, Andy Corry (2013) KOMUNIKASI INDONESIA UNTUK MEMBANGUN PERADABAN BANGSA. Fakultas ISIP, Universitas Lampung.

[img]
Preview
Text
E-PROSIDING PALEMBANG ANDY CORRY UNILA.pdf - Published Version

Download (9Mb) | Preview

Abstrak

KATA PENGANTAR Heri Budianto, S.Sos, M.Si. DIREKTUR PUSAT STUDI KOMUNIKASI DAN BISNIS UNIVERSITAS MERCU BUANA JAKARTA Waktu bergerak, jaman berganti. Di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan gelombang globalisasi, salah satu agenda penting bagi setiap bangsa di dunia adalah menjadi bangsa yang memiliki peradaban unggul agar mampu berkompetisi dengan bangsa-bangsa lain. Namun banyak pihak mengkhawatirkan kecenderungan menipisnya nilai-nilai dan peradaban bangsa Indonesia. Salah satu gejala yang kerap muncul adalah kecenderungan sebagian anak bangsa mengagumi kiprah bangsa lain dan memandang rendah bangsa sendiri. Tak terkecuali dalam aspek keilmuan, salah satunya ilmu komunikasi. Dinamika budaya populer yang bercirikan budaya barat seolah menjadi kiblat kajian baru dan laris manis. Sementara, kajian-kajian yang berbasis kelokalan dan keIndonesiaan seolah terasing di tengah berbagai diskusi, kajian, dan penelitian akademisi Indonesia di berbagai forum nasional apalagi internasional. Celakanya, kajian keIndonesiaan jauh lebih menarik bagi akademisi dan peneliti dari luar negeri, kemudian banyak anak bangsa sekadar mengutip tanpa menggali dan mengembangkan sendiri berbagai aspek komunikasi yang hadir dalam keseharian mereka di Indonesia. Serial Call For Paper dan Konferensi Nasional Komunikasi Indonesia untuk Membangun Peradaban Bangsa ini merupakan jawaban atas kegelisahan intelektual untuk menemukan dan menggali berbagai potensi dan aspek komunikasi berbasis lokal dan keIndonesiaan. Sebuah upaya untuk tetap menjaga agar ilmu komunikasi Indonesia tidak menjadi “asing” dalam pembahasan di kalangan akademik. Apalagi saat ini bangsa Indonesia dihadapkan pada berbagai permasalahan nasional antara lain sosial (termasuk korupsi dan konflik), kesehatan, seni-budaya, politik dalam dan luar negeri, lingkungan hidup, pertanian dan kelautan, hingga lapangan kerja. Selain ada persoalan-persoalan dunia yang tidak bisa dielakkan diantaranya krisis pangan, energi, air, ekonomi dan perubahan iklim. Berbagai persoalan itu perlu mendapat perhatian serius bagi kalangan akademisi komunikasi untuk dicarikan solusi. Sebagai ilmu yang saat ini sedang berkembang ilmu komunikasi sangat memungkinkan memberikan berbagai perspektif tentang persoalan bangsa untuk membangun peradaban bangsa yang baik dan bermartabat. Komunikasi Indonesia untuk Membangun Peradaban Bangsa vi Kegiatan ini dilakukan dalam dua seri. Seri pertama dilaksanakan di Palembang. Kami menyampaikan terima kasih kepada Universitas Bina Darma, terutama untuk rektor dan jajarannya serta seluruh civitas Fakultas Ilmu Komunikasi yang telah bersedia menjadi tuan rumah. Juga dukungan dari Universitas Mercu Buana Jakarta, Asosiasi Pendidikan Tinggi Ilmu Komunikasi (ASPIKOM), Bank Nasional Indonesia 46, serta semua partisipan dan pendukung agar kegiatan ini bisa terlaksana. Seri kedua akan digelar di Kuta Bali, masih dengan tema yang sama tapi dengan sub tema yang berbeda. Dalam kegiatan seri pertama, partisipan dari 36 universitas, sekolah tinggi dan institut yang memiliki jurusan atau program studi ilmu komunikasi. Sub tema yang dibahas antara lain, Kajian Komunikasi Tradisional dalam Kultur Masyarakat Indonesia, Komunikasi Politik dan Pembangunan Berbasis Kearifan Lokal, Komunikasi Lingkungan: Persoalan dan Tantangan Nasional, Media Lokal dan Komunitas untuk Penguatan Masyarakat, serta Komunikasi Kesehatan Berbasis Kearifan Lokal. Sub tema tersebut dielaborasi dalam buku yang ada dihadapan anda pembaca saat ini. Kami juga menyampaikan terima kasih atas partisipasi akademini komunikasi dalam pelaksanaan seri pertama ini. Bagaimanapun, peradaban sebuah bangsa merupakan bangunan yang diciptakan bersama antaranak bangsa dalam mengarungi berbagai permasalahan yang menghadang. Melalui kajian keilmuan dan aplikasi ilmu komunikasi, diharapkan bisa menjadi solusi bagi beragam permasalahan bangsa yang ada yang saat ini terjadi. Upaya tersebut perlu dilakukan terus menerus agar mendekatkan kajian ilmu komunikasi terhadap permasalahan yang dihadapi bangsa kita. Sebagai agenda besar untuk menjadikan komunikasi sebagai bagian dari solusi dalam pengembangan peradaban Indonesia agar sejajar dengan bangsa-bangsa yang maju. Salah satu ciri bangsa yang maju adalah memiliki karakter cepat bangkit dari keruntuhan. Seperti Jepang, Korea, Taiwan dan Thailand, mereka bisa cepat maju karena mereka cepat bangkit dan cepat mapan secara ekonomi. Dalam bidang pendidikan, karakter sebagai bangsa maju karena berani melakukan investasi kemanusiaan dan pengembangan basis keilmuan yang membumi serta sesuai dengan potensi dan basis kelokalan. Membangun peradaban bangsa yang kuat dan unggul, maju, bermartabat memang bukan pekerjaan setahun dua tahun. Ini adalah pekerjaan lintas generasi yang akan senantiasa aktual untuk dikembangkan dan disempurnakan. Dan, tentu saja, melibatkan setiap anak bangsa! Buku ini merupakan buku keempat yang diterbitkan oleh Pusat Studi Komunikasi dan Bisnis Universitas Mercu Buana Jakarta. Akhir kata, sekali lagi kami mengucapkan terima kasih atas dukungan semua pihak.*

Tipe Karya Ilmiah: Skripsi
Subyek: H Ilmu Sosial = Social Sciences > H Social Sciences (General)
H Ilmu Sosial = Social Sciences > HT Communities. Classes. Races
Program Studi: Fakultas ISIP > Prodi Komunikasi
Depositing User: Farid Hambali Prihantoro, A.Md.
Date Deposited: 06 Jun 2014 04:01
Last Modified: 20 Oct 2015 07:59
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/1898

Actions (login required)

View Item View Item