PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA GAMBAR TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS KARANGAN DESKRIPSI SISWA KELAS IX SMP NEGERI 20 BANDARLAMPUNG TAHUN PELAJARAN 2009/2010

0513041049, Yuni Arika (2012) PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA GAMBAR TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS KARANGAN DESKRIPSI SISWA KELAS IX SMP NEGERI 20 BANDARLAMPUNG TAHUN PELAJARAN 2009/2010. Digital Library.

[img]
Preview
Text
kesimpulan.pdf

Download (54Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
abstrak.pdf

Download (66Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
pendahuluan.pdf

Download (140Kb) | Preview

Abstrak

ABSTRAK. Masalah yang dibahas dalam penelitian ini adalah pengaruh penggunaan media gambar terhadap kemampuan menulis karangan deskripsi siswa kelas IX SMP Negeri 20 Bandarlampung tahun pelajaran 2009/2010. Media yang digunakan yakni media gambar tunggal. Berdasarkan masalah tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menguji ada atau tidaknya pengaruh penggunaan media gambar terhadap kemampuan menulis karangan deskripsi pada siswa kelas IX SMP Negeri 20 Bandarlampung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini metode eksperimen. Populasi penelitian ini siswa kelas IX SMP Negeri 20 Bandarlampung tahun Pelajaran 2009/2010 yang berjumlah 272 siswa yang tersebar dalam 7 kelas. Dalam pengambilan sampel, peneliti menggunakan teknik cluster random sampling. Teknik ini digunakan bilamana populasi tidak terdiri atas individu-individu, melainkan terdiri atas kelompok-kelompok individu atau cluster. Sampel penelitian ini ada dua kelas, yaitu kelas kontrol dan kelas eksperimen. Kelas IX A sebagai kelas kontrol diberi pembelajaran mengarang dengan menggunakan media sumber belajar lingkungan dan kelas IX B sebagai kelas eksperimen diberi pembelajaran mengarang dengan menggunakan media gambar. Data kemampuan menulis karangan deskripsi diambil melalui tes menulis. Tes ini berupa tugas menulis karangan deskripsi berdasarkan media yang disediakan dengan waktu ± 80 menit. Hasil penelitian ini adalah kemampuan menulis karangan deskripsi di kelas eksperimen dilihat dari rata-rata skor pretest 66,8% tergolong cukup dan post test 74,8% tergolong cukup. Sehingga, kedua tes tersebut diperoleh selisih skor 8%. Selanj utnya, pada peningkatan kemampuan menulis karangan deskripsi di kelas kontrol dilihat dari rata-rata skor pretest 64,2% tergolong cukup dan post test 67,7% tergolong cukup. Sehinggga, kedua tes tersebut diperoleh selisih skor 3,5%. Kemampuan menulis karangan deskripsi pada tes awal di kelas eksperimen dan kontrol memeroleh selisih skor yaitu 2,6% dari rata-rata skor antara kelas eksperimen yaitu 66,8% dan kelas kontrol yaitu 64,2%. Selanjutnya, kemampuan menulis karangan deskripsi pada tes akhir di kelas eksperimen dan kontrol memeroleh selisih skor yaitu 7,1% dari rata-rata skor antara kelas eksperimen yaitu 74,8% dan kelas kontrol yaitu 67,7%. Dari hasil perhitungan diperoleh bahwa nilai t hitung = 2,38 dan t tabel = 2,64. Harga t hitung sebesar 2,38 lebih kecil daripada t tabel 2,64. Dengan demikian, Ha ditolak dan H0 diterima. Jadi, hipotesis konseptual yang diajukan “Skor rata-rata kemampuan menulis karangan deskripsi siswa yang dalam proses pembelajaran menggunakan media gambar lebih besar pengaruhnya daripada skor rata-rata kemampuan menulis karangan deskripsi siswa yang dalam proses pembelajaran menggunakan media sumber belajar lingkungan” tidak teruji kebenarannya. Karena t hitung lebih kecil daripada t (1 -0,01) (n1 + n2 -2). Sesuai dengan kriteriannya dengan taraf kepercayaan 99% (a=0,01), H0 ditolak jika t hitung lebih besar daripada t (1 -0,09) (n1 +n2- 2). Dalam hal selain itu, Ha diterima.

Tipe Karya Ilmiah: Artikel
Subyek: A General Works = Karya Karya Umum
Program Studi: FKIP > Prodi Magister Keguruan Guru SD
Depositing User: tik 11 . Digilib
Date Deposited: 22 Jan 2016 07:40
Last Modified: 22 Jan 2016 07:40
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/19070

Actions (login required)

View Item View Item